16 June 2024, 13:38

Demi Harun Masiku, Kader PDIP Lobby Riezky Aprilia Mundur jadi Caleg

Pengadilan Tipikor Jakarta

Pengadilan Tipikor Jakarta

daulat.co – Terdakwa sekaligus kader PDIP Saeful Bahri sempat meminta Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan periode 2019-2024, Riezky Aprilia mundur. Riezky diminta Saeful Bahri untuk mundur lantaran akan digantikan oleh caleg PDIP lain, Harun Masiku.

“Saya tidak tahu apa yang dia sampaikan benar atau tidak tapi beliau mengatakan minta saya mundur, di-replace sama Harun,” ungkap Riezky saat bersaksi untuk terdakwa kasus permohonan pergantian antarwaktu (PAW) Fraksi PDIP, Saeful Bahri di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Harun Masiku sendiri hingga kini masih menjadi buronan KPK. Adapun permintaan mundur itu didengar langsung Riezky saat melakukan pertemuan dengan mantan anak buah Sekertaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto tersebut di Singapura. Riezky saat itu tengah melakukan pengobatan di Singapura.

“Karena sudah jauh-jauh dari Jakarta akhirnya saya temui, di Shangrilla Orchard, saya dari Sentosa. Saya bertemu dengan Saeful pada 24 atau 25 September. Saya disuru mundur,” ujar dia.

Saat pertemuan itu terjadi, kata Riezky, dirinya tak ingin mengetahui secara detail alasan Saeful memintanya mundur. Sebab, kata Riezky, dirinya tak begitu mengenal Saeful.

Saat bertemu, kata Riezky, Saeful tampak membawa dokumen tebal. Namun Riezky mengaku tak mau tahu isi dokumen tersebut. Riezky hanya mengatakan saat diminta mundur dirinya sempat menolak.

“Membawa tumpukan kertas, dia bilang ini surat-surat termasuk keputusan MA, tapi saya tidak sentuh karena posisinya saya sendiri. Dia mau menunjukkan berkas, tapi saya enggak mau,” tutur Legislator daerah pemilihan Sumatera Selatan itu.

Dalam pertemuan itu, Riezky mengaku di iming-imingi uang oleh Saeful Bahri. Riezky akan diberikan uang oleh Saeful jika dia mundur sebagai calon anggota DPR.

Dikatakan Riezky, jika bersedia mundur akan diganti dengan nominal uang Rp 50.000 per satu suara. Dalam kontestasi DPR RI, Riezky mengaku dirinya memeroleh 44.402 suara.

“Yang pasti, yang dia (Saeful Bahri) sampaikan, suara saya mau diganti, satu suara jadi Rp 50.000. Suara saya 44.402, satu suara diganti nominal Rp 50.000,” ucap Riezky.

Dalam perkara ini, Saeful Bahri selaku mantan calon legislatif (Caleg) PDIP didakwa memberikan suap kepada eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan sebesae SGD 57.350 atau setara Rp 600 juta melalui Agustiani Tio. Perbuatan itu dilakukan bersama-sama dengan eks Caleg PDIP Harun Masiku.

Uang suap akan diberikan ke Wahyu secara bertahap. Upaya memberikan uang itu dengan maksud agar Wahyu mengupayakan KPU RI menyetujui permohonan PAW PDIP dari Riezky Aprilia sebagai anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan 1 kepada Harun Masiku. 

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Suap Impor Bawang Putih, Eks Politikus PDIP Nyoman Dhamantra Dituntut 10 Tahun Bui

Read Next

Eks Dirut Garuda Emirsyah Dituntut 12 Tahun Bui, Bos MRA 10 Tahun