24 May 2024, 02:38

Dari Lebaksiu Tegal, GP Ansor Gagas Program Ansor Tani Muda

Ansor Tani Muda

Ansor Tani Muda

daulat.co – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, menggagas Program Ansor Tani Muda (ATM). Program unggulan ini diharapkan dapat menciptakan kader-kader petani muda yang unggul dan produktif.

Ketua Lembaga Ekonomi PAC GP Ansor Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Ishaq Maulana, mengungkapkan, terobosan program melalui pemberdayaan petani muda ini sejalan dengan banyaknya kader-kader Ansor Lebaksiu yang bergelut dalam dunia pertanian.

“Namun kebanyakan masih menggunakan pola lama dan kurang produktif dan inovatif,” kata dia dalam acara Majelis Dzikir dan Sholawat di Masjid Jami Kajen Kidul Desa Kajen Kecamatan Lebaksiu belum lama ini.

Disampaikan, teknologi pertanian sudah maju dan memiliki tingkat produktivitas tinggi. Melalui program itu, kader petani Ansor harus siap untuk mengubah mindset dalam mengelola pertanian sekaligus membuka diri untuk berinovasi dalam pengelolaan pertanian.

“Hari ini petani kita masih mengelola pertanian dengan cara-cara warisan orang tua yang kurang produktif dan konvensial,” kata Ishaq.

Disebutkan, teknologi pertanian saat ini menawarkan petani untuk mampu lebih produktif dalam bertani. Pemuda Anshor dan petani umumnya, tidak boleh lagi dipusingkan dengan susahnya mencari tenaga, pupuk, dan pengairan untuk pertanian kita.

“Efisiensi dan teknologi yang efektif akan menjadi jawaban atas permasalahan tersebut,” tegasnya.  

Ketua Program Ansor Tani Muda (ATM) Ali Dani menjelaskan, program tersebut bertujuan melatih, membantu, dan memberikan advokasi petani muda dalam mengelola pertanian. Ansor Tani Muda mencakup tiga program utama antara lain pengolahan lahan, marketing hasil pertanian dan retail alat, pupuk dan produksi pertanian lainnya.  

“Kami berkomitmen untuk mengawal para petani muda dari produksi sampai pemasaran,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Dani, sejak pengolahan lahan, pemenuhan alat dan sarana, sampai dengan pemasaran produk menjadi program pihaknua secara utuh. Ia berharap hal ini disambut baik semua kader khususnya kader petani muda Ansor untuk lebih baik dalam mengelola pertanian sehingga harapan untuk menjadi petani unggul akan tercapai.

Menurut dia, di Kecamatan Lebaksiu masih banyak lahan yang tidak dikelola atau dibiarkan begitu saja. Petani masih kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan – kebutuhan dalam mengelola pertanian.

“Selain itu juga petani masih sering menghadapi kendala dalam memasarkan produk pertanian. Dengan ini pula Ansor Tani Muda hadir untuk membantu para petani dengan memberikan solusi dan pendampingan,” ucapnya.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal Nurfanani menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Ansor Lebaksiu yang tidak berhenti untuk bergerak dalam kebermanfaatan baik untuk kader maupun masyarakat luas. Program ATM selaras dengan program Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal yang ingin menciptakan kader-kader wirausahawan unggul. 

“Sebagai kader Ansor kita harus siap dan tangguh tidak terkecuali untuk urusan ekonomi. Dengan ekonomi yang mapan, maka kita akan mampu total dalam mengabdikan diri untuk organisasi kita ini dengan loyal, dedikatif, dan sepenuh hati,” demikian Nurfanani.

(M Nurrohman)

Read Previous

Buronan Interpol Kabur, Pimpinan DPR: Aneh, Masa Bisa Mudah Melarikan Diri Tanpa Terlihat Petugas Imigrasi

Read Next

Keras! Cak Nanto Ingatkan GAR ITB