13 June 2024, 21:03

Dari Kyai, Ludiyanto Siapkan Perubahan Untuk Pemalang

NAMA Ludiyanto belakangan banyak dibicarakan masyarakat Pemalang. Pria kelahiran Pemalang, 14 Juli 1962 ini digadang-gadang maju sebagai kandidat Calon Bupati (Cabup) Pemalang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak Tahun 2020.

Kandidat doktor Universitas Tarumanagara Jakarta itu diketahui  sudah malang melintang di dunia bisnis. Dalam profil pribadinya, tercatat ada sembilan perusahaan nasional dan multinasional yang dipimpinnya.

Sosoknya dinilai publik masih bersih, berkomitmen tinggi, pekerja keras dan tidak mempunyai beban jika memimpin Pemalang lima tahun mendatang. Benarkah demikian? daulat.co berkesempatan mewawancarai singkat pria bernama lengkap Ludiyanto, SH, MH, MM, tersebut, Selasa 14 Juli 2020. Berikut petikannya.

Apa yang mendorong atau melatarbelakangi bapak, berikhtiar maju dalam Pilkada Pemalang?
Belum lama ini, tepatnya 12 Juni 2020, saya silaturahmi ke beberapa ulama di Pemalang. Disitu, banyak masukan yang disampaikan. Muaranya adalah dorongan atau semacam menghendaki saya maju dalam Pilkada. Sebagai G1 (cabup).

Ulama merepresentasikan masyarakat umum atau representasi dua partai hijau di Pemalang? PKB dan PPP?
Ya, ulama-ulama dari dua partai, PKB dan PPP. Ini sekaligus mewakili dua partai hijau di Pemalang. Tapi jangan salah, kyai dua partai ini juga merepresentasikan umat Islam di Pemalang.

Apa masukannya?
Banyak. Rata-rata ulama juga masyarakat Pemalang umumnya, menghendaki adanya perubahan di Pemalang. Perubahan seperti apa? Yang berbeda dengan kondisi saat ini. Dari masukan yang ada, dari sektor ekonomi, pariwisata, sumber daya manusia, sektor pertanian, pendidikan, penegakan hukum, industri, UMKM dan lain-lain. InsyaAllah, penurunan angka kemiskinan di Pemalang mendapatkan prioritas tersendiri.

Selain komunikasi ke PKB dan PPP?
Secara pribadi saya belum silaturahmi ke PKS dan NasDem, tapi tim kami sudah bergerak ke PKS, sudah berkomunikasi ke PKS tapi belum ada komitmen apa-apa. Komunikasi masih terus berlangsung. InsyaAllah, masih ada waktu. Saya akan terus berikhtiar untuk Pemalang lebih baik. Istikharoh.

Dari komunikasi yang sudah berjalan, optimis dapat kendaraan dari PKB, PPP, PKS dan NasDem?
InsyaAllah, komunikasi masih terus berjalan, masih terus berlangsung. Jika Allah menghendaki, tidak ada sesuatu yang tidak mungkin terjadi. Ada memang semacam kerikil ditengah jalan. Saya harap demokrasi di Pemalang akan berjalan lebih elegan, lebih bermartabat. Dua calon dalam Pilkada Pemalang akan lebih baik.

Apa maksudnya kerikil ditengah jalan?
Ada-lah, anda pasti tahu itu. Publik samar-samar juga tahu, bahwa ada yang semacam menghendaki Pilkada Pemalang diikuti sampai beberapa calon. Apa maksudnya, masyarakat Pemalang bisa memperkirakan sendiri tujuannya.

Ludiyanto, SH, MH, MM,

Berapa prosentase diusung dan didukung partai dalam Pilkada Pemalang?
Saya tidak bisa berandai-andai, yang jelas proses komunikasi masih terus berlangsung. Tunggu saja.

Apa visi-misi Bapak untuk Pemalang lima tahun ke depan?
Menjadikan Pemalang IKHLAS, Pemalang yang sebenar-benarnya IKHLAS. Indah, Komunikatif, Hijau, Lancar, Aman dan Sehat. Bagaimana konsep besarnya? Tidak bisa saya sampaikan sekarang, nanti pada waktunya. Pendaftaran calon masih ada beberapa bulan ke depan.

(Sumitro)

Read Previous

Terapkan Protokol Covid-19, Hari Pertama SKD Sekolah Kedinasan Berjalan Lancar

Read Next

Reklamasi Teluk Jakarta, KSTJ: Anies Yang Berjanji, Anies Yang Mengingkari