26 May 2024, 13:03

Dandim 0711/Pemalang Serahkan Hasil TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2020 ke Bupati Pemalang

Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Irvan Christian Tarigan menyerahkan proyek hasil TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2020 kepada Bupati Pemalang H Junaedi yang diwakili Sekda M Arifin di Aula Makodim, Rabu 21 Oktober 2020.

daulat.co – Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Inf Irvan Christian Tarigan menutup sekaligus menyerahkan proyek hasil TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III TA 2020 kepada Bupati Pemalang H Junaedi yang diwakili Sekda M  Arifin di Aula Makodim, Rabu 21 Oktober 2020.

Kegiatan yang mengangkat tema ‘TMMD Pengabdian Untuk Negeri’ dihadiri Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, Ketua PN Pemalang Kadarwoko, Kadispermades Tetuko Rahardjo, Kasdim 0711/Pemalang Mayor Edi Nuryanto, Staf Kejari Pemalang Sugeng, Muspika Comal, para Danramil dan Perwira Staf jajaran Kodim 0711/Pemalang dan 0711 Pemalang serta Kades Ambokulon Mukhsinin.

Dalam sambutannya, Dandim Irvan selaku Dansatgas TMMD menyampaikan  Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan bagian dari kegiatan pembangunan yang difokuskan pada wilayah desa.

TMMD dilaksanakan melalui tahap perencanaan yang melibatkan berbagai instansi dan masyarakat di tingkat desa dan selanjutnya dibahas secara terpadu lintas sektoral. Dari TNI, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemda serta komponen bangsa lainnya.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk bersama-sama membangun desa khususnya selama 30 hari. TMMD ini mempunyai arti dan peran strategis untuk membangkitkan kembali semangat kebersamaan, gotong-royong serta menumbuhkan kembali nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur bangsa.

Dimana harapannya akan lahir kembali rasa kebangsaan yang tinggi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam membangun bangsa yang pada gilirannya untuk mewujudkan kesejahteraan, keamanan dan kemajuan.

“Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan kepada pemerintah daerah dan masyarakat Desa Ambokulon atas dukungan dan kerjasamanya sehingga kegiatan TMMD ini dapat kita realisasikan sesuai harapan yang dicapai, benar-benar dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Dandim.

“Mohon maaf sebesar-besarnya apabila selama kegiatan TMMD terdapat perilaku atau tutur kata prajurit saya yang kurang berkenan di hati masyarakat. Jadikanlah momen kegiatan ini sebagai pelajaran dan pengalaman tentang bagaimana menjadikan diri kita sebagai bagian dari solusi dan pendorong motivasi bagi rakyat. Karena TNI AD lahir dari rakyat dan mengabdi untuk rakyat,” sambungnya.

Bulati Pemalang melalui Sekda Pemalang M Arifin mengatakan, kegiatan TMMD yang diselenggarakan TNI bersama Pemerintah dan Masyarakat merupakan bagian dari cara kita merawat dan mengikat kebersamaan serta rasa kegotong-royongan untuk mendukung program pembangunan dan mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan yang muncul di masyarakat.

“Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat serta pemerintah melalui TMMD memberikan dampak yang sangat luar biasa untuk memajukan desa dengan menggali dan dilaksanakan selama 30 hari, dari tanggal 22 September sampai dengan 21 Oktober 2020 di Desa Ambokulon Kecamatan Comal dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” kata Sekda Arifin.

“Mari bersama-sama kita kuatkan semangat gotong royong dan kita sengkuyung ramai-ramai pembangunan desa demi kesejahteraan rakyat. Desanya maju, rakyatnya sehat, pinter, mandiri, sejahtera dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat,” pungkasnya.

Usai acara tersebut, Danramil 04/Comal Kapten Inf Sarmin kepada Forkopimda Pemalang tamu undangan lainnya menyampaikan laporan tentang pelaksanaan program TMMD Sengkuyung tahap III TA 2020 di desa  Ambokulon Kecamatan Comal.

Hasil sasaran fisik TMMD Sengkuyung  III TA 2020 Kodim 0711/Pemalang di Desa Ambokulon, Kecamatan Comal meliputi pembukaan jalan dan badan jalan serta pengurugan sepanjang 750 meter dan lebar 8 meter serta tinggi 80 cm.

Selanjutnya jembatan plat beton dengan panjang 10 meter, luas 1,2 meter serta tinggi 1,5 meter. Sementara hasilnya jembatan panjang meter, tinggi 0,6 meter dan lebar 60 cm. Pembangunan talud 2 sisi panjang 140 meter, tinggi 1 meter dan hasilnya panjang 265 meter, lebar 0,3 meter dan tinggi tinggi 0,8 meter.

Sedangkan untuk sasaran non fisik berupa sosialisasi penerimaan anggota TNI, penyuluhan bahaya Narkoba, penyuluhan hukum dan pencegahan Covid-19.

(Sumitro)

Read Previous

Jokowi Terima Surat Kepercayaan 7 Dubes Negara Sahabat

Read Next

Tokoh Pergerakan Moga Ikmaluddin Aziz Resmi Dukung Agung – Mansur