25 June 2022, 21:43

Damai! Pelaku Teror Terhadap Pengunggah Video Kerusakan Jalan di Pemalang Minta Maaf

daulat.co – Kasus dugaan persekusi terhadap korban Dian Wisnu berakhir damai. Itu setelah kedua pelaku pengancaman, Guntur dan Dani Firmanudin, meminta maaf secara terbuka kepada Dian Wisnu dan masyarakat Pemalang.

Guntur dan Dani sebelumnya dikabarkan melakukan pengancaman terhadap Dian Wisnu yang merupakan warga Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Pemalang. Ancaman dilakukan usai Dian mengunggah video kampanye Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo soal perbaikan jalan.

“Saya mohon maaf, Disini kami sampaikan permohonan maaf kepada mas Dian, saya tidak ada kaitan dengan pemerintahan di Pemalang. Saya orang swasta,” kata Guntur di Pemalang, Senin 16 Mei 2022.

“Saya mohon maaf kepada mas Dian dan masyarakat Kabupaten Pemalang, atas tindakan kami, masyarakat Pemalang saat ini gaduh,” sambung Dany.

Guntur dan Dani mengakui, dirinya telah melakukan pengancaman terhadap Dian dengan mengaku-ngaku sebagai tim dari Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo. Namun, semata-mata hanya untuk menggertak korban.

“Sebenarnya, kami tidak pernah berkomunikasi dengan Bupati, saya juga bukan dari timses,” ujar Guntur.

Keduanya mengungkapkan, aksi pengancaman yang dilakukan terhadap Dian Wisnu merupakan inisiatif pribadi keduanya, tanpa ada perintah dari orang lain dan dari pihak manapun.

Sementara korban pengancaman, Dian Wisnu menyatakan menerima permohonan maaf kedua terduga pelaku pengancaman yang sudah mengakui kesalahannya di depan publik.

Kepada wartawan, Dian mengaku tidak akan melanjutkan persoalan ini ke ranah hukum, dan cukup diselesaikan secara kekeluargaan. Keputusan Dian tersebut tidak ada unsur paksaan dari pihak manapun.

“Atas kejadian kemarin, nama saya merasa nama saya tercemar, karena saya juga bekerja di pelayanan publik. Demi kenyamanan publik, saya minta kedua orang ini untuk meminta maaf secara langsung kepada saya dan media,” ungkap Dian.

Ditempat yang sama, Direktur LBHA Puskapik Heru Kundhimiarso, berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran untuk masyarakat luas dan tidak ada lagi aksi pengancaman terhadap masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Gelar HBH, Relawan ANies Jateng Tegaskan Anies Baswedan Sosok Pemimpin Amanah

Read Next

Buka Pendaftaran Bacaleg, PPP Pemalang Juga Pastikan Kembali Usung Pasangan AMAN di Pilkada