13 June 2024, 19:54

CPNS 2019, BKN: 541 Kementerian, Lembaga dan Daerah Harus Ikut Training & Entry  Formasi

daulat.co – Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019 sesuai rencana akan diumumkan pada pekan keempat di bulan Oktober 2019. Hal ini sesuai dengan hasil dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) 25 September 2019 lalu.

Rencananya, pendaftaran CPNS akan dimulai pada bulan November dan proses seleksi administrasi pada bulan Desember. Adapun formasi yang akan dibuka sebanyak 197.111 dengan perincian untuk kementerian/lembaga sebanyak 37.854 formasi dan untuk daerah sebanyak 159.257 formasi.

Jumlah total formasi tersebut menurut Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan masih dalam tahap finalisasi. Yang jelas, kata dia bahwa rekrutmen CPNS tahun 2019 merupakan salah satu upaya mewujudkan pembangunan SDM menuju SMART ASN tahun 2020-2024 dalam menghadapi tantangan era industri 4.0 dan society 5.0.

“Pembangunan SDM melalui kebijakan perencanaan SMART ASN tersebut juga sesuai dengan arah pembangunan nasional dan potensi daerah, serta jabatan spesifik sesuai core business Instansi,” ujarnya.

Ridwan menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang mendasari pertimbangan pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun 2019. Pertama, formasi Kementerian/Lembaga harus sesuai dengan skema kabinet yang baru pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang.

Kedua, beberapa proses dalam rekrutmen CPNS Tahun 2019 dengan jangka waktu tertentu yang telah ditetapkan dan tidak mungkin dipersingkat, antara lain meliputi masa pengumuman selama 15 hari kalender, penyampaian persyaratan pelamaran secara daring selama 10 hari kalender dan sebagainya.

“Hal ini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS,” kata Ridwan.

Ketiga,  menyangkut anggaran rekrutm n dan gaji CPNS 2019 pada sebagian Kementerian, Lembaga dan Daerah kemungkinan telah dialihkan untuk kegiatan lain yang lebih prioritas serta harus selesai dipertanggungjawabkan pada bulan Desember.

Dengan begitu, masih kata Ridwan, jika proses seleksi CPNS 2019 dipaksakan selesai apda tahun ini akan menimbulkan konsekuensi anggaran yang rumit.

Keempat, ke-541 Kementerian, Lembaga dan Daerah yang akan membuka formasi harus melaksanakan training dan entry  formasi pada sistem daring baru guna menghindari kesalahan input yang berakibat fatal bagi calon peserta sebagaimana terjadi di beberapa tempat pada proses rekrutmen CPNS tahun 2018.

Terakhir, pada akhir Desember beberapa wilayah di Indonesia Timur (Papua, Papua Barat, Maluku, NTT) akan libur lebih lama untuk melaksanakan perayaan Natal, dengan demikian proses rekrutmen tidak akan berjalan optimal di tempat-tempat tersebut.

BKN berharap masyarakat memahami dan memperkirakan konsekuensi yang mungkin timbul saat pengumuman resmi rekrutmen disampaikan. Informasi resmi mengenai rekrutmen CPNS tahun 2019 melalui kanal media sosial BKN, situs web www.bkn.go.id, dan situs web atau media sosial yang dikelola oleh K/L/D dan dilakukan secara transparan dan akuntabel hanya melalui https://sscasn.bkn.go.id.

“Masyarakat diharapkan untuk tidak mempercayai informasi hoaks seputar rekrutmen CPNS yang beredar selain sumber informasi di atas serta tidak mempercayai oknum yang mengklaim dapat membantu dalam proses rekrutmen ini,” pungkas Ridwan. (M Nurrohman)

Read Previous

Pemerintah Siap Tambah Anggaran Untuk Pimpinan MPR

Read Next

Dirgahayu 74 Tahun TNI dan Pentingnya Kekuatan Strategis di Laut, Udara & Darat