20 May 2024, 22:54

Cegah Stunting, BKKBN Jateng Gelar Sosialisasi Poster Penting di Pemalang

daulat.co – Berbagai upaya penurunan angka stunting di Provinsi Jawa Tengah terus dilakukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), salah satunya dengan melakukan pencegahan menggunakan Poster Pencegahan Stunting (Poster Penting).

Bertempat di aula Dinas Sosial KBPP Pemalang, sosialisasi tersebut di ikuti oleh puluhan bidan atau Tim Pendamping Keluarga (TPK) bekerja sama dengan Yayasan Seribu Cita Bangsa melalui program 1000 Days Fund. Kamis 8 Desember 2022.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) pada Dinas Sosial KBPP Pemalang Noor Hidayati melalui Subbid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Katemin menyampaikan, jika sosialisasi poster penting dilakukan BKKBN perwakilan Jawa Tengah dalam rangka penurunan angka stunting di Jawa Tengah.

“Ini sebagai upaya BKKBN Jawa Tengah menurunkan angka stunting di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Pemalang dengan media poster penting,” ujar Katemin di sela-sela kegiatan.

Sementara, Rama selaku Officer Yayasan Seribu Cita Bangsa mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan BKKBN Nasional dalam mensukseskan penurunan dan pencegahan stunting yang sudah menjadi program kesehatan nasional.

Upaya tersebut, salah satunya dengan mensosialisasikan poster penting yang menyasar langsung ke rumah tangga melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) ataupun bidan.

“Dalam poster tersebut tersedia berbagai macam informasi yang bisa disampaikan TPK ke rumah tangga sasaran,” kata Rama kepada narasi rakyat.

Selain memuat informasi tentang stunting dan cara pencegahannya, lanjut Rama, dalam poster tersebut juga mempermudah dalam memantau pertumbuhan ibu hamil dan bayi di bawah 2 tahun (Baduta).

Dirinya berharap dengan adanya program ini nantinya bisa ada perubahan pola perilaku dan masyarakat lebih tahu tentang stunting.

“Kami harap dengan tersedianya informasi dalam poster, masyarakat lebih sadar stunting itu apa, bahaya stunting dan cara mencegahnya,” ujarnya.

Rama membeberkan, Yayasan Seribu Cita Bangsa fokus kepada penurunan stunting karena ingin mengakselerasi program nasional yaitu percepatan penurunan stunting dengan zero stunting, khususnya di Kabupaten Pemalang dan Jawa Tengah.

“Kita kerjasama dengan stakeholder yang ada dalam penurunan angka stunting di Indonesia agar di tahun 2030 nanti zero stunting,” bebernya.

Terpisah, Kordinator Bidang Pelatihan dan Pengembangan (Latbang) Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Warno mengungkapkan, sosialisasi poster penting merupakan tindak lanjut dari orientasi yang sebelumnya telah dilakukan BKKBN terhadap TPK.

“Ini tindak lanjut dari orientasi Tim Pendamping Keluarga yang telah dilakukan, dengan poster penting ini dapat memantau perkembangan ibu hamil dan Baduta,” ungkap Warno usai kegiatan orientasi percepatan penurunan bagi Camat Se-Eks karisidenan Pekalongan, di Hotel Regina Pemalang, Kamis 8 Desember 2022.

Dalam memantau perkembangan ibu hamil dan Baduta, menurut Warno, nantinya TPK akan mendata sasaran rumah tangga yang memiliki ibu hamil dan baduta untuk diwajibkan menempel poster penting di rumahnya.

“Dalam Poster Penting itu di dalamnya ada kode QR yang wajib di scan, kemudian pertumbuhan bayi akan dipantau oleh kader ataupun bidan untuk mendeteksi keluarga dengan anak beresiko stunting,” katanya.

Dirinya berharap, dari data yang terkumpul, kader dan bidan dapat segera menangani anak berisiko stunting dan melakukan pencegahan bersama orangtua.

“Karena BKKBN mentargetkan prevalensi angka stunting di Indonesia mencapai 14% di tahun 2024. Untuk mencapai angka itu, maka dibutuhkan inovasi salah satunya adalah program Orientasi Poster Penting,” pungkasnya.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Dihadapan Wapres Ma’ruf dan Jusuf Kalla, Ketua KPK Bocorkan Ketakutan Koruptor

Read Next

KPK Dalami Tawaran ‘Jalan Pintas’ Seleksi Maba Unila ke Politikus PKB Aryanto