24 June 2024, 05:08

BURT DPR RI Nilai Faskes RS Hermina Kota Padang Cukup Baik dan Lengkap

daulat.co – Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Nasril Bahar menilai Fasilitas Kesehatan yang ada di Rumah Sakit Hermina Kota Padang, Sumatera Barat sudah cukup baik dan lengkap. Sehingga, hal ini menjadi salah satu rumah sakit favorit yang ada di Kota Padang. Rumah sakit ini juga terus melakukan peningkatan dan perluasan fasilitas kesehatanya.

“Kecukupan peralatan medis di rumah sakit ini sudah hampir cukup. Kita tadi melihat pasien yang ada di Rumah Sakit Hermina cukup banyak, artinya rumah sakit ini salah satu yang favorit di Kota Padang. Rumah sakit ini juga akan melakukan perluasan baik penambahan lantai maupun perluasan kesamping-sampingnya,” ungkap Nasril Bahar usai mengunjungi RS Hermina Padang, Sabtu, (20/05/2023).

Sebagaimana diketahui bahwa Rumah Sakit Hermina, Padang juga sebagai rumah sakit provider PT. Asuransi Jasindo yang menjalankan Program Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama). Terkait hal itu, Nasril berharap agar terus dilakukan peningkatan pelayanan agar nantinya peserta Jamkestama tidak lagi mencari rumah sakit di luar Kota Padang.

“Semoga Rumah Sakit Hermina ini maju, berkembang sehingga tidak mengecewakan  masyarakat yang melakukan pelayanan kesehatan di rumah sakit ini. Fasilitas kesehatan disini kan hampir mencukupi dari fasilitas kesehatan yang ada di Jakarta, artinya tidak kalah-kalah amat dengan yang ada di Jakarta,” ungkapnya.

Rumah Sakit Hermina Padang terus berupaya memenuhi harapan masyarakat dengan terus mengembangkan fasilitas dan pelayanan kesehatan. Dengan kemampuan untuk menyediakan perawatan medis berkualitas dan fasilitas yang lengkap, rumah sakit ini menjadi salah satu pilihan terbaik bagi masyarakat Padang dan sekitarnya dalam mencari perawatan kesehatan yang andal dan terdepan.

(Abdurrohman)

Read Previous

Pemerintah Diminta Serius Respon Cepat Rencana Jepang Buang Limbah Nuklir ke Samudra Pasifik

Read Next

Komisi VI: Mangkraknya Proyek Bukit Algoritma Berpotensi Bebani Keuangan Negara