24 June 2024, 16:11

Buron Honggo Wendratno Dituntut 18 Tahun Penjara dan Bayar Ganti Rugi USD 128 juta

Palu hakim - ist

Palu hakim – ist

daulat.co – Jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Agung menuntut mantan Dirut PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) Honggo Wendratno 18 tahun penjara. Honggo juga dituntut dengan denda sebesar Rp 1 miliar subsider 6 bulan dan membayar uang ganti rugi sebesar USD 128 juta.

Jaksa menyakini bahwa Honggo terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi kondensat. Korupsi itu diduga merugikan keuangan negara mencapai Rp 37,8 triliun.

Jaksa meyakini perbuatan Honggo melanggar Pasal  2 ayat 1 jo pasal 18 ayat 1 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 KUHP.

“Menuntut supaya dalam perkara ini majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang mengadili untuk memutuskan: Menyatakan terdakwa Honggo Wendratno terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ucap jaksa Bima Suprayoga saat membacakan surat tuntutan terdakwa Honggo, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (8/6/2020).

Hingga kini Honggo masih melarikan diri dan belum berhasil ditangkap. Sidang Hinggo pun dilakukan dengan cara in absentia.

jaksa tidak mengurai hal hal yang meringankan untuk Honggo. Sementara hal yang memberatkan yakni terdakwa melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Tuntutan untuk Honggo lebih berat dibandingkan dua terdakwa lainnya yakni, Raden Priyono dan Djoko Harsono. Keduanya dituntut dituntut hukum 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Kecipratan Rp 3,5 Miliar, KPK Urai Peran Ali Fahmi di Proyek Bakamla

Read Next

Peringati Bulan Bung Karno, Posko Madhang Waras Bagikan Paket Sembako