1 December 2021, 10:48

Bupati Pemalang Launching Mesin Tanam Padi Karya Siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan

daulat.co – Mesin Transplanter versi 02 atau mesin penanaman padi karya siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan, Pemalang resmi diluncurkan oleh Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo di Desa Kalirandu, Petarukan, Pemalang, Jumat, 12 November 2021.

Mesin penanaman padi merupakan salah satu pengembangan teknologi pertanian dalam rangka mewujudkan ‘SMK Membangun Desa’ yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo menyampaikan apresiasi kepada SMK Satya Praja 2 Petarukan yang telah berinovasi mengembangkan mesin penanam padi untuk memenuhi kebutuhan pertanian di Kabupaten Pemalang pada khususnya dan Masyarakat Indonesia pada Umumnya.

“Saat ini sektor pertanian sedang berkembang. Terlebih, Pemalang yang merupakan lumbung padi di Jawa Tengah, Lahan pertanian di Pemalang tetap harus dipertahankan, dibantu dengan teknologi-teknologi yang ada karena saat ini sumber daya manusia yang mau turun langsung ke pertanian sudah sangat sulit sekali,” kata Bupati Pemalang dalam sambutannya.

Menurutnya, inovasi yang diciptakan siswa dan siswi SMK Satya Praja merupakan cikal bakal dan momen awal untuk membangun Kabupaten Pemalang lebih baik dan lebih maju lagi. Sehingga, Berkaitan dengan SMK yang sudah bisa memproduksi, menghasilkan inovasi-inovasi yang luar biasa dirinya bersama pemerintah daerah sangat mendukung.

Agung berharap, mesin penanaman padi karya siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan bisa di produksi secara massal dan dipasarkan, sehingga dapat membantu aktivitas pertanian masyarakat Pemalang bahkan seluruh Indonesia.

Sementara, Ketua Yayasan Satya Praja Kabupaten Pemalang, Suwono menyampaikan, inovasi pembuatan mesin penanaman padi oleh SMK Satya Praja 2 Petarukan atas dasar keprihatinan pertanian di Kabupaten Pemalang. Karena dengan berkembangnya zaman, saat ini pemilik lahan pertanian padi kesulitan mencari Sumber Daya Manusia untuk menanam padi.

“Dengan program SMK Membangun Desa, Kami siap bermitra dengan masyarakat, khususnya pemilik lahan pertanian untuk menjawab kesulitan petani berkaitan sulitnya mencari SDM tanam padi”, Kata Suwono kepada daulat.co usai acara launching mesin penanaman padi. Jumat, 12 November 2021.

Dalam kesepakatan launching, Bupati Pemalang di dampingi oleh Ketua Yayasan Satya Praja, Kepala Desa Kalirandu, Camat Petarukan serta Ketua Simongklang Pemalang mencoba secara langsung mesin penanaman padi karya siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Lima Strategi Kemendagri Dorong Terciptanya Digital Government

Read Next

Casytha: Empat Pilar Kebangsaan Adalah Nilai-Nilai Luhur yang Wajib Diamalkan Masyarakat