29 May 2024, 11:40

Bupati Indramayu Supendi Dituntut 6 Tahun Penjara

daulat.co – Bupati Indramayu nonaktif Supendi  oleh jaksa penuntut umum pada KPK dengan hukuman penjara enam tahun dan pidana denda Rp 250 juta subsidiair enam bulan kurungan. Supendi juga dituntut pidana tambahan berupa membayar uang pengganti
sebesar Rp 1.088.250.000.

Demikian terungkap saat JPU KPK membacakan surat tuntutan terdakwa Supendi yang persidangannya digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (17/6/2020). Jaksa juga menjatuhkan pidana tambahan kepada Supendi berupa pencabutan hak dipilih dalam pemilihan jabatan publik/Pejabat Negara selama tiga tahun.

Menurut jaksa, Supendi terbukti bersalah menerima uang suap Rp 3,9 miliar lebih dari sejumlah pengusaha. Penerimaan ini dilakukan untuk mengatur proyek pembangunan di Kabupaten Indramayu.

Total uang tersebut diterima Supendi dari sejumlah pengusaha termasuk Carsa ES yang juga jadi terdakwa dalam kasus ini. Uang tersebut diterima Supendi dengan imbalan memberikan paket pekerjaan kepada para pengusaha tersebut.

Jaksa meyakini perbuatan Supendi melanggar Pasal 12 huruf a jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jis Pasal 55 ayat (1) Ke-
1, Pasal 65 ayat (1) KUHPidana, sebagaimana diuraikan dan dibuktikan pada Dakwaan Kesatu.

“Menyatakan, terdakwa Supendi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ujar jaksa KPK Kiki Ahmad Yani.

Dalam perkara ini, Supendi bersekongkol dengan pejabat lain di Pemkab Indramayu seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Omarsyah dan Kabid Jalan Dinas PUPR Wempi Triyoso.

Omarsyah dituntut enam tahun dan pidana denda sebesar Rp 250 juta subsidiair enam bulan kurungan. Supendi juga dituntut pidana tambahan berupa membayar uang pengganti
sebesar Rp 9.260.000.000.

Adapun Wempi Triyoso dituntut lima tahun dan pidana denda sebesar Rp 250 juta subsidiair enam bulan kurungan. Supendi juga dituntut pidana tambahan berupa membayar uang pengganti
sebesar Rp 1.445.000.000.

Jaksa meyakini perbuatan Omarsyah dan Wempi melanggar Pasal 12 huruf a jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jis Pasal 55 ayat (1) Ke-1, Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Terbukti Terima Suap, Eks Kepala BPJN XII Balikpapan Divonis 4 Tahun Penjara

Read Next

KPK: Ruangguru Cs di Kartu Prakerja Sarat Konflik Kepentingan