20 May 2024, 22:37

Berikut 4 Agenda Utama Kemenhub 2020-2024

daulat.co – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan memiliki empat agenda utama untuk mendukung program prioritas pemerintah lima tahun kedepan (2020-2024). Keempat agenda tersebut yaitu: Meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas mendukung Pariwisata; Logistik; Daerah Terdepan, Terluar, Terdalam dan Perbatasan (3TP); dan Ibu Kota Negara (IKN) Baru.

“Pada empat agenda utama tersebut kami fokus pada peningkatan konektivitas dan aksesibilitas, layanan, serta keselamatan dan keamanan,” jelas Menhub baru baru ini pada rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, di Jakarta.

Tujuan strategis dari empat agenda utama Kemenhub yaitu, pertama, membangun konektivitas dan aksesibilitas di destinasi wisata super prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah. Kedua, meningkatkan pelayanan distribusi logistik guna penguatan konektivitas dan daya saing ekonomi. Ketiga, membangun konektivitas dan aksesbilitas di wilayah terdepan, terluar dan terdalam (3T) untuk pemerataan pertumbuhan ekonomi wilayah dan percepatan pembangunan. Dan keempat, pembangunan infrastruktur transportasi di Ibu Kota Negara (IKN) baru untuk pengembangan sistem perkotaan dan penguatan ekonomi wilayah.

Melalui empat agenda utama tersebut, diharapkan dapat memberikan dampak pertumbuhan hingga 6% untuk seluruh ekonomi dengan semakin meningkatnya konektivitas dan aksesibilitas, peningkatan pertumbuhan tahunan hingga 7% untuk manufaktur dengan adanya penurunan biaya logistik. Selain itu, juga dapat mencapai USD 36,5 Miliar nilai devisa pariwisata dengan membangun 5 destinasi pariwisata baru kelas dunia dan juga mendapatkan skor 90 pada indeks Kepuasan Layanan Masyarakat dengan peningkatan kinerja layanan perhubungan.

“Kami akan memastikan visi Presiden untuk meningkatkan konektivitas dengan paradigma Indonesia sentris berjalan dengan baik,” tutur Menhub.

Lebih lanjut, Menhub menuturkan bahwa penyerapan Kementerian Perhubungan hingga Bulan November 2019 mencapa 63,3 persen dan target di Bulan Desember 2019 penyerapan bisa mencapai 90.37 persen.

“Kita akan melakukan beberapa strategi agar penyerapan anggaran bisa sampai 90 persen. Hingga saat ini serapan yang paling banyak pada kegiatan nonfisik seperti di Inspektorat Jenderal, Sekretariat Jenderal, Litbang, dan BPSDM mereka rata-rata sudah 80 persen. Untuk pekerjaan fisik sekarang di 60 persenan dan nanti di ujung kita targetkan menjadi 90 persen,” tutur Menhub.

Pada raker ini, Kementerian Perhubungan bersama dengan Komisi V DPR RI juga membahas sejumlah RUU dalam prolegnas tahun 2019-2024 antara lain revisi UU Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan, revisi UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, RUU tentang sistem transportasi nasional.

Untuk diketahui, dalam rapat tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat dari Kementerian Perhubungan dan dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR RI Lasarus dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia.

(Muh Nurrohman)

Read Previous

Oktober 2019 Neraca Perdagangan Surplus 161,3 Juta Dollar

Read Next

Menpora Optimis eSports Raih Emas di SEA Games 2019