23 May 2024, 17:14

Bejat! Ayah Cabuli Anak Tiri di Pemalang

Ilustrasi kekerasan terhadap anak / tindak asusila pencabulan

Ilustrasi kekerasan terhadap anak / tindak asusila pencabulan

daulat.co – Tindak asusila menggegerkan Pemalang. Bocah berusia 11 tahun mengalami pencabulan. Pelaku diduga merupakan ayah tiri korban. Korban, sebut saja Mawar, saat ini duduk kelas 6 sekolah dasar di salah satu sekolah di Kecamatan Pemalang. Pelaku diketahui berinisial J.

Tidak terima atas perlakuan suaminya, ibu kandung Mawar yakni DW melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Pemalang, Kamis, 20 Mei 2021. DW merupakan warga Kecamatan Comal Pemalang.

Kepada awak media, DW menceritakan, pernikahan dirinya dengan pelaku sudah berjalan selama 11 tahun secara siri. Kelakuan bejat suaminya diketahuinya pada Rabu, 21 April 2021. Saat itu, DW memergoki suaminya sedang berbuat cabul dengan anaknya.

Mengetahui kelakuan bejat suami sirinya, DW pun kalap dan memukuli pelaku sampai berdarah. Tetangga yang mendengar keributan itu pun datang dan sempat mengamankan J. Namun tetangga mengira itu keributan rumah tangga biasa. Sehingga dilepaskan, akhirnya J kabur entah ke mana.

Atas kejadian tersebut, DW pun kemudian melaporkan hal ini ke Polres Pemalang. Selain itu DW juga menyebarkan kasus ini beserta foto pelaku ke media sosial. Ia mengaku mempunyai bukti kuat dan ingin mengingatkan masyarakat bahwa sang predator anak tersebut masih bebas berkeliaran.

“Saya tidak takut dituduh mencemarkan nama baik, saya hanya ingin pelaku cepat tertangkap sehingga tidak ada korban lain. Yang namanya pedofilia, saya yakin akan selalu mencari korban baru,” ujarnya kesal.

DW melanjutkan, ternyata kelakuan bejat pelaku sudah berlangsung lama dan dilakukan berkali-kali sejak korban duduk dibangku kelas 5 SD. Hal tersebut diketahui DW dari keterangan korban dihadapan polisi.

Selain itu, DW juga menemukan fakta lain bahwa salah satu anaknya (kakak korban) juga hampir menjadi korban kejadian serupa.

“Setelah kejadian ini anak saya yang besar mengungkapkan pernah diperlakukan tidak senonoh oleh suami saya, namun berhasil kabur. Sebelumnya memang tidak cerita karena takut saya dan suami berantem,” katanya.

DW berharap suaminya tertangkap dan dihukum seberat-beratnya, bila perlu hukuman mati.

Polres Pemalang melalui Kasat Reskrim AKP Jhon Kennertony Nababan saat dihubungi daulat.co melalui pesan WhatsApp, membenarkan adanya laporan yang dilakukan oleh DW kepada suaminya, J atas tindakan pencabulan kepada anaknya. Saat ini, pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Masih didalami keberadaan pelaku, yang bersangkutan kabur setelah diketahui istrinya,” kata Kasat Reskrim AKP Jhon Kennertony Nababan melalui pesan WhatsApp. Kamis malam, 20 Mei 2021.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Kejari Pemalang Tingkatkan Pelayanan Berbasis Digital Melalui SIPADU ELANG

Read Next

Firli Bahuri Cs Belum Bisa Tentukan Sendiri Nasib 75 Pegawai KPK