16 May 2021, 23:01

Begini Tanggapan PDAM Tirta Mulia Pemalang Soal Pipa Bocor

PDAM Tirta Mulia Pemalang

PDAM Tirta Mulia Pemalang

daulat.co – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang buka suara terkait sejumlah permasalahan yang menjadi sorotan publik. Salah satunya kritik tajam dari aktivis Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pemalang, HaMu Fauzi.

Dalam kritiknya, Hany Muhammad Fauzi sapaan akrab HaMu Fauzi, menyebut kinerja PDAM Tirta Mulia Pemalang sangat miris. Sebab  air yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat dijadikan bisnis. Ia juga mengkritisi aplikasi, launching produk air minuman dalam kemasan (AMDK) di Semarang sampai permasalahan kebocoran pipa yang terus saja terjadi.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PDAM Tirta Mulia Pemalang Slamet Efendi melalui Humas Perumda Tirta Mulia, Pradanaditya Leroi mengatakan, permasalahan pipa bocor yang terjadi karena beberapa faktor, seperti faktor alam, faktor usia paralon.

Disampaikan, kontur elefasi tanah di Pemalang yang naik turun membuat luncuran air yang kurang stabil. Hal itu pula yang mengakibatkan tekanan-tekanan pada pipa sehingga membuat kerusakan berupa retak pada pipa dan mengakibatkan kebocoran.

Leroi menjelaskan, pihaknya tidak bisa langsung mengetahui letak pipa yang bocor karena letak pipa ada di wabah tanah, dan harus di cek satu persatu dengan membuka aliran. Saat dilakukan normalisasi pipa, biasanya ada udara masuk, membuat ruang hampa pada pipa dan menambah tekanan yang lebih besar pada aliran air.

“Kami mengerjakannya dengan sangat hati-hati, menghindari udara masuk pada pipa yang berdampak pada tekanan air semakin kencang dan pipa pasti retak,” kata Leroy di Kantor PDAM Pemalang. Kamis, 29 April 2021.

Selain kontur elefasi tanah, lanjut dia, letak pipa dibawah tanah bahu jalan dan berkembangnya zaman dengan adanya pelebaran jalan juga membuat pipa mengalami kerusakan. Letak pipa tepat pada dibawah jalan yang beraspal yang dilalui kendaraan dengan muatan berat yang secara tidak langsung akan membuat guncangan pada pipa.

“Guncangan kendaraan yang melintas juga berpengaruh, lama-kelamaan pipa tersebut pasti retak,” jelasnya.

PDAM Tirta Mulia mengakui, bahwa kualitas pipa PDAM Tirta Mulia saat ini usianya sudah lama dan perlu peremajaan pipa dan akan dilakukan PDAM secara bertahap agar tidak mengganggu pelanggan karena terputusnya aliran air.

“Kami lakukan penggantian pipa secara bertahap di saat perbaikan pipa bocor. Kami gunakan pipa jenis PE yang lebih lentur dan kuat terhadap benturan,” katanya.

Saat ini, walau masih terjadi permasalahan pipa bocor, PDAM Tirta Mulia Pemalang berusaha memberikan pelayanan terbaik dengan melakukan pengecekan pipa secara rutin dengan membuang udara di dalam pipa.

(Rizqon Arifiyandi)

Read Previous

Sekjen Gerindra Apresiasi Peran Ulama di Tengah Pandemi Covid-19

Read Next

PDAM Tirta Mulia Bicara Soal Launching AMDK di Semarang, Pipa Bocor Terus Sampai Anggaran