16 May 2021, 22:20

ASN Jangan Mudik!

Badan Kepegawaian Negara

Badan Kepegawaian Negara

daulat.co – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BKN untuk ikut secara aktif mencegah penyebaran Covid-19, khususnya pada hari-hari libur yang berpotensi mengakibatkan terjadinya peningkatan jumlah kasus positif Covid-19.

Imbauan tersebut disampaikan lewat Nota Dinas Kepala BKN Nomor 58.1/KP.12.03/ND/A/2021 tanggal 12 April 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Ke luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti selama Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1442 H.

Melalui Nota Dinas tersebut, setiap ASN BKN dan keluarganya dilarang untuk melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik pada periode 6 – 17 Mei 2021, kecuali bagi pegawai yang melaksanakan perjalanan dalam rangka pelaksanaan tugas kedinasan.

Itu saja, ASN bersangkutan harus terlebih dahulu memperoleh Surat Tugas, dan pegawai yang dalam keadaan terpaksa perlu untuk melakukan kegiatan bepergian keluar daerah pada periode tersebut dengan ketentuan harus mendapatkan izin tertulis terlebih dahulu.

Selain berpergian, pegawai juga dilarang untuk mengajukan cuti pada periode 6–17 Mei 2021, kecuali untuk cuti melahirkan, cuti sakit, atau cuti karena alasan penting sesuai dengan Peraturan BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS.

“Setiap pimpinan unit kerja diminta memastikan pegawai di lingkungannya mematuhi imbauan dan ketentuan tersebut,” tegas Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama BKN, Paryono, Jumat 23 April 2021.

Imbauan BKN bukan tanpa alasan mengingat statistik penyebaran Covid-19 di Indonesia menunjukkan penambahan kasus positif. Update Analisis Data Covid-19, per 18 April 2021 yang dirilis oleh Satuan Tugas Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan dalam satu minggu terakhir terjadi kenaikan kasus sebesar +14.1% secara nasional.

Dengan rincian 22 Provinsi mengalami kenaikan kasus dan 12 Provinsi mengalami penurunan kasus. Begitu juga dengan angka kumulatif kesembuhan di level nasional mengalami kenaikan sebesar +2.6% di banding pekan sebelumnya.

“BKN meminta partisipasi aktif ASN untuk ikut membantu Pemerintah dalam meningkatkan penurunan angka penyebaran Covid-19 di tengah program vaksinasi yang masih berjalan,” ucap Paryono.

BKN sendiri sebagaimana dikemukakan dia saat ini telah menyelesaikan 2 tahapan vaksinasi Covid-19 bagi Pegawai dan Pegawai Pemerintah Non-Pegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan BKN Pusat, sejumlah Kantor Regional BKN dan Pusat Pengembangan Kepegawaian (Pusbangpeg) ASN.

(M Nurrohman)

Read Previous

Menilik Harta Pemberi dan Penerima Suap Penanganan Perkara Tanjungbalai di KPK

Read Next

Mak Murwuri, Perempuan Senja di Pesisir Pantai Tasikrejo