25 June 2022, 21:39

 Antisipasi Wabah PMK, Dinas Pertanian Pemalang Buka Posko Pengaduan

daulat.co – Dinas Pertanian (Dispertan) Pemerintah Kabupaten Pemalang berinsiatif buka posko pengaduan bagi masyarakat, khususnya bagi peternak terkait penularan penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal ini sejalan dengan munculnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pemalang. Dimana telah ditemukan sejumlah kasus PMK dibeberapa tempat peternakan.

Adapun hewan ternak yang terjangkit, diantaranya di Desa Kertosari Kecamatan Ulujami, Desa Pedurungan Kecamatan Taman dan Desa Purana, Kecamatan Bantarbolang serta Desa Gapura, Kecamatan Watukumpul.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang, Wahadi, mengimbau kepada masyarakat jika menemukan gejala PMK pada hewan ternak, pemilik ternak di sarankan segera melaporkan guna pendataan.

“Jadi kalau ada gejala atau kasus PMK, warga langsung saja melaporkan pada pihak kami. Tidak harus datang langsung cukup melalui nomor telepon yang telah kami sediakan,” tuturnya, Kamis 19 Mei 2022.

Masyarakat juga bisa langsung melaporkan ke Nomor telepon di 0859-4606-7246. Nomor tersebut dapat dihubungi melalui sambungan telepon, pesan singkat (SMS) dan juga pesan via WhatsApp.

Selain menyediakan nomor telepon layanan, Dinas Pertanian juga membuka 3 posko. Antara lain di kantor Dinas Pertanian Pemalang, RPH (Rumah Potong Hewan) Pemalang dan Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) Randudongkal.

Dari hasil penelitian Dinas Pertanian, ditemukan jika kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pemalang didominasi dari hewan ternak yang berasal dari Jawa Timur. Sedikitnya 28 hewan ternak yang terindikasi.

“Rata rata hewan ternak yang terindikasi dan kena PMK itu berasal dari Jawa Timur. Jadi para peternak beli disana (Jawa Timur) terus dibawa kesini (Pemalang),” terangnya.

Beberapa Ciri-ciri hewan ternak yang terkena PMK adalah kukunya terluka/mengelupas, mulutnya sariawan dan keluar air liur yang berlebihan.

Kemudian, suhu badannya panas tinggi, untuk mengatasinya peternak diharapkan menjaga kebersihan kandang ternak serta menyemprotkan cairan disinfektan.

(Abimanyu)

Read Previous

KPK Duga Kasi PRKP Ambon Bakar Dokumen Suap Atas Perintah Atasan

Read Next

Jalan Pada Bodol! AMPERA Tagih Janji Bupati Agung Saat Kampanye Pilkada