24 September 2023, 14:05

Anggota Komisi XI Pertanyakan Pembiayaan BSI untuk UKM

daulat.co – Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengatakan bahwa Bank Syariah Indonesia (BSI) tengah mengalami penurunan kinerja khusus untuk pembiayaan usaha kecil menengah (UKM). Padahal, para pelaku UKM ini banyak masuk di industri halal. Sebaliknya, BSI malah menggelontorkan pembiayaannya lebih besar pada korporasi.

Bagi Hergun sapaan akrabnya, ini merupakan kabar yang kurang baik di tengah peran perbankan yang harus ikut memulihkan perekonomian nasional. Perbankan juga turut didorong agar semangatnya tidak hanya mencari keuntungan semata. Ekosistem industri halal yang ingin didorong kemajuannya, namun masih mengalami hambatan, karena pembiayaan UKM-nya lemah.

“Kami melihat penurunan pembiayaan untuk segmen kecil dan menengah yang mencapai 6,63 persen. Ini kabar yang kurang baik untuk upaya pemulihan UKM kita. Sementara pembiayaan korporat tumbuh sampai 24,95 persen. Padahal, kita ketahui bersama ekosistem industri halal itu mayoritas adalah para pelaku UMKM,” kata Hergun saat rapat Komisi XI dengan direksi BSI di Gedung DPR RI,Jakarta, Rabu (28/09).

Namun, lanjut Hergun, pembiayaan BSI untuk segmen mikro sudah tumbuh 31,13 persen. Fakta ini sudah sejalan dengan upaya peningkatan pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) yang kini meningkat secara signifikan.

Secara umum, pembiayaan BSI seperti dijelaskan direksinya, tumbuh 18,55 persen. “Kami mengapresiasi masalah ini. Kita melihat segmen mikro tumbuh sampai 31,13 persen. Ini tentu in line dengan peningkatan pembiayaan KUR yang meningkat secara signifikan,” katanya.

Read Previous

Puan Maharani Raih RM Award 2022 Sebagai Inspirator Perempuan Indonesia

Read Next

Prinsip Kehati-hatian Harus Dikedepankan Dalam Pendataan Tenaga Non ASN