16 June 2024, 13:46

Anggota Komisi VII DPR Mulyanto Ingatkan PLN Jamin Ketersediaan Listrik Selama WFH

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto - dok DPR

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto – dok DPR

daulat.co – Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta PT PLN (Persero) menjamin ketersediaan listrik selama masa pandemi Corona (Covid-19). Ia berharap PLN mengantisipasi berbagai gangguan dan kendala teknis di lapangan yang dapat terhentinya pasokan listrik ke masyarakat selama diterapkannya kebijakan Working From Home (WFH).

“Untuk mendukung kegiatan warga selama berkegiatan di rumah, saya meminta PLN menjamin ketersediaan listrik, saya berharap PLN bisa mengantisipasi berbagai gangguan dan kendala teknis di lapangan yang dapat terhentinya pasokan listrik ke masyarakat,” tegasnya kemarin (29/3).

Politisi PKS itu menyatakan, jika pasokan listrik terganggu akan menyulitkan masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Dengan adanya langkah antisipasi, maka warga akan merasa nyaman menjalani berbagai aktifitas. Jika memungkinkan, ia juga mendorong PLN memberikan kelonggaran batas waktu pembayaran iuran listrik kepada para pelanggan.

Sebab dalam kondisi seperti ini setiap orang akan sulit berkegiatan sebagaimana kondisi normal.

“Di beberapa daerah pembayaran listrik masih dilakukan secara tunai di loket-loket penerimaan pembayaran iuran listrik. Tidak semua pelanggan PLN terbiasa membayarkan tagihan atau membeli token listrik menggunakan fasiltas internet, baik secara mobile ataupun melalui transfer di ATM,” jelasnya.

Legislator asal daerah pemilihan (dapil) Banten III itu menambahkan, PLN perlu menyusun berbagai skenario keuangan agar rencana tersebut dapat terwujud. Setidaknya PLN dapat mengikuti kebijakan instansi Pemerintah lain yang siap memberikan insentif kepada pelanggan selama masa darurat Corona.

Diketahui, meski Presiden Jokowi belum mengambil kebijakan karantina wilayah, beberapa Gubernur, Wali Kota dan Bupati berinisiatif menutup daerah masing-masing untuk menghindari meluasnya persebaran virus Corona. Selama penutupan wilayah itu semua warga dilarang beraktifitas di luar rumah, dan mengimbau untuk mengerjakan semuanya di rumah, atau WFH.

(M Abdurrohman)

Read Previous

Update Corona 30 Maret di Pemalang: 1209 ODP, 14 PDP dan 8 Orang Sembuh

Read Next

Agustina Wilujeng Soal KBM di Tengah Corona: Jangan Sampai Ada Yang Missed