24 May 2024, 02:42

Andreas Pareira Tidak Melihat Urgensi & Relevansi Mereshuffle Nadiem Makarim

daulat.co – Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menilai keberadaan Nadiem Makarim di kabinet masih sangat diperlukan oleh Presiden Joko Widodo. Tidak ada urgensi dan relevansinya saat ini merombak atau mereshuffle Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

“Saya tidak melihat urgensi dan relevansi untuk mereshufle Nadiem,” tegas Andreas yang juga politisi PDI Perjuanhan dalam keterangan tertulisnya, Rabu 14 April 2021.

Menurutnya, perombakan kabinet sebenarnya lebih berkaitan dengan penggabungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Berikut pembentukan kementerian baru, sehingga tetap ada 34 kementerian.

Untuk riset dan teknologi, nantinya dikoordinasi dibawah Badan riset daj Inovasi Nasional. Lembaga Negara ini merupakan lembaga setingkat kementerian seperti halnya BKPM, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau setingkat Badan Kepegawaian Negara (BKN)

“Sementara riset Pendidikan oleh Perguruan Tinggi ada dibawah koordinasi Kemdikbud, mungkin bisa dibentuk satu Dirjen yang khusus mengurus riset pendidikan. Sehingga sebenarnya reshufle ini tidak ada kaitan dengan kinerja Menteri apalagi Mendikbud,” tegas Andreas.

Andreas Hugo Pareira

Ditegaskan dia, Mendikbud Nadiem justru akan diberi tanggung jawab tambahan yaitu mengoordinasi Riset Pendidikan. Sebagai anggota Komisi X yang diketahui menjadi mitra Kemendikbud RI, ia menilai kinerja Nadiem Makarim baik. Bahkan, saat ini Nadiem tengah menyiapkan terobosan di dunia pendidikan.

“Saya melihat selama ini kinerja Nadiem Makarim bagus-bagus saja, bahkan dengan Nadiem sedang mempersiapkan terobosan-terobosan dalam dunia pendidikan dengan merdeka belajar, kampus merdeka dan peningkatan status guru-guru honorer,” jelas Andreas.

(Sumitro)

Read Previous

Hutannya Masih Perawan, Mendagri Dorong Pembangunan Inklusif Berbasis Lingkungan di Kaltara

Read Next

Sidang Perdana Juliari Batubara cs Tinggal Menunggu Penetapan Majelis Hakim