23 June 2021, 19:42

Agung-Mansur, Jangan Lupakan Janji Politik!

Pelantikan Mukti Agung Wibowo dan Mansur Hidayat (putih) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Periode 2021-2026, Jumat 26 Februari 2021

Pelantikan Mukti Agung Wibowo dan Mansur Hidayat (putih) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Periode 2021-2026, Jumat 26 Februari 2021

daulat.co – Mukti Agung Wibowo dan Mansur Hidayat secara resmi telah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Periode 2021-2026, Jumat 26 Februari 2021. Agung-Mansur meneruskan kepemimpinan H Junaedi – H Martono yang habis masa jabatannya pada 17 Februari 2021.

Agung – Mansur dilantik secara virtual oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama puluhan kepala daerah lainnya hasil dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 di Jawa Tengah.

Harapan masyarakat Pemalang akan adanya perubahan yang lebih baik menjadi salah satu beban yang harus diwujudkan pasangan yang diusung PPP dan Gerindra dalam Pilkada 202 tersebut.  Janji perubahan itu sebagaimana disampaikan dalam masa kampanye.

Perubahan Pemalang yang lebih baik itu, menurut mantan Sekretaris Daerah Budi Rahardjo, tidak bisa dilepaskan dari komitmen yang kuat untuk melakukan reformasi birokrasi. Baik dari sisi sumber daya manusia dilingkungan Pemkab, maupun struktur organisasi perangkat daerah.

“Kunci Kabupaten Pemalang menuju perubahan yang lebih baik ke depan adalah SDM ASN yang unggul. Ini harus menjadi skala priority Pemerintahan Agung-Mansur dalam mengelola Management ASN kini dan yang akan datang,” kata dia dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Ditegaskan, pengelolaan managemen Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah mutlak menjadi kewenangan Bupati sebagai pengguna ASN dan harus benar-benar bebas dari campur tangan  terutama dari anasir politik. Sebab campur tangan politik ditubuh organisasi secara langsung berdampak pada laju pembangunan suatu daerah.

“Jangan sampai ASN berpikir tak perlu berprestasi, cukup dekat dengan politisi saja, toh karir dijamin akan bagus. Ini sangat berbahaya bagi pembangunan SDM ASN yang kompeten dan berintegritas,” ucap BR, sapaan akrab Budi Rahardjo.

Sebab, lanjutnya, sukses tidaknya penyelenggaraan urusan Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan kuncinya ada pada Birokrasi-ASN. BR lantas mengingatkan kepada Agung-Mansur mengenai janji politik yang disampaikan pada saat debat publik jelang Pilkada.

“Pada Pemerintahan kami nanti untuk promosi jabatan ASN tidak ada permainan uang, kita akan terapkan ‘the right capasity man on the right place’ kata BR mengutip pernyataan Mansur Hidayat kala debat publik Pilkada Pemalang 2020.

BR menegaskan sekaligus mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang untuk mendukung niatan bagus dari Pemimpin Muda Kabupaten Pemalang karena ini merupakan kunci bagi terjadinya perubahan yang lebih baik.

(Abimanyu)

Read Previous

Genderang KNPI Pemalang Masih Ditabuh, Tim Caretaker Segera Gelar Musda di Pendopo Pemkab

Read Next

Breaking News: Gubernur Nurdin Abdullah Terjaring OTT KPK?

One Comment

Comments are closed.