23 June 2024, 15:29

Adakah Rencana Pemkab Pemalang Jemput Perantau di Jakarta? Ini Jawaban Bupati Junaedi

Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang H Junaedi tengah menyampaikan perkembangan penanganan corona di Posko Pendopo Pemkab Pemalang, Kamis 30 April 2020 (Foto: Sumitro/daulat.co)

Ketua Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang H Junaedi tengah menyampaikan perkembangan penanganan corona di Posko Pendopo Pemkab Pemalang, Kamis 30 April 2020 (Foto: Sumitro/daulat.co)

daulat.co – Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang melakukan komunikasi dan koordinasi dengan beberapa paguyuban perantau terkait pendataan pergerakan orang di Kabupaten Pemalang.

Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Tim Gugus Tugas sudah membuat posko di sembilan titik strategis. Ke-9 titik itu merupakan jalur atau akses masuk dan keluar di Kabupaten Pemalang.

“Ada instruksi atau tidak ada instruksi, ada larangan atau tidak ada larangan, kami sudah tempatkan sembilan titik posko dalam rangka bagaimana mendeteksi warga yang masuk ke Pemalang sebagai bentuk cegah dini,” terang Ketua Tim Gugus Tugas H Junaedi di Pendopo Pemkab baru-baru ini (8/5).

Selain mendirikan posko di sembilan titik, Tim Gugus Tugas juga sudah berkoordinasi dengan Gugus Tugas di tingkat kecamatan dan desa terkait pendataan pemudik. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini penyebaran virus Covid-19.

“Warga masyaakat Pemalang yang mau pulang kampung sebagaimana awal sudah kita sampaikan, dimasing-masing desa itu sudah kita dirikan posko gugus tugas desa,” ucap H Junaedi.

Gugus Tugas Pemalang menekankan kepada warga Pemalang diperantauan untuk mengikuti imbauan dan anjuran Pemerintah Pusat. Jika saat ini sudah ada larangan mudik, tentu warga sepatutnya mengikuti larangan tersebut.

Mengenai kemungkinan Pemkab Pemalang menfasilitasi warga Pemalang diperantauan untuk mudik, Bupati Junaedi menyatakan berkoordinasi dengan beberapa pimpinan paguyuban. Terutama bagi perantau yang memang membutuhkan penanganan mendesak.

“Tentunya komunikasi kita bangun, kita lakukan setiap saat, lewat Kantor Penghubung Jawa Tengah yang ada di Jakarta,” jelasnya.

“Termasuk paguyuban-paguyuban perantau yang ada di Jakarta sudah kita beri nomor telepon untuk komunikasi. Manakala ada anggota dari paguyuban itu yang perlu penanganan-penanganan yaitu di Kantor Penghubung Jawa Tengah,” sambung H Junaedi.

Pemkab Pemalang sendiri menyatakan telah menyampaikan sebelumnya kepada pimpinan-pimpinan paguyuban dan organisasi perantau lainnya dari Pemalang. Yakni bagaimana mengedepankan sinergi dalam rangka penanganan bersama melawan corona.

“Ketua-ketua paguyuban perantau yang terdata di kami, sudah kami sampaikan semua untuk bersama-sama bersinergi dalam rangka penanganan corona,” demikian H Junaedi.

(Sumitro)

Read Previous

Kampung Siaga Covid-19 KPN Jawa Tengah Lakukan Penguatan Pendampingan Masyarakat

Read Next

Jelang Lebaran, Tiap Anggota DPRD Pemalang ‘Diwajibkan’ Bagi 500 Paket Sembako