3 March 2021, 03:15

Ace Hasan Harapkan Kontribusi UIII Bagi Islam Indonesia Untuk Dunia

daulat.co – Pembentukan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat, merupakan program mercusuar kebanggaan bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar di dunia. Keberadaan UIII diharapkan berperan strategis menjadikan Indonesia sebagai kiblat studi Islam dunia.

“Islam Indonesia bukan hanya sekedar kuantitas, tetapi juga harus menunjukkan kualitas keilmuannya dengan adanya universitas terkemuka yang secara khusus melakukan studi Islam. Indonesia harus menjadi referensi studi Islam dunia, selain Timur Tengah,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily.

Ia menekankan demikian saat mengunjungi Kampus UIII Depok, Jabar, Kamis (21/1). Dalam kunjungan itu, Ace disambut Dirjen Pendidikan Islam Prof Muhammad Ali Ramdhani, Rektor UIII Prof. Komaruddin Hidayat, Kyai Syafiq Hasyim, Prof. Bahrul Hayat, Dr. Chaidir Bamualim dan civitas akademika.

Ace mengatakan jika kampus UIII secara administratif pengelolaannya di bawah Kementerian Agama yang merupakan mitra kerja Komisi VIII DPR RI. Ace juga menyampaikan pembangunan UIII merupakan salah satu program strategis Presiden Joko Widodo sebagai wujud perhatiannya kepada pendidikan Islam.

“Saya mengunjungi Kampus UIII ini karena secara administratif pengelelolaannya di bawah Kementerian Agama sebagai mitra Komisi VIII DPR RI. Kunjungan ini untuk melihat langsung proggres pembangunan kampus ini yang termasuk dalam Program Strategis Nasional yang merupakan program Presiden Jokowi,” jelas Ace.

Dikemukakan, sebagai negara berpenduduk Muslim yang besar, sangat penting bagi Indonesia mempunyai universitas yang fokus pada kajian Islam dengan ciri khas Indonesia. Nantinya, kampus tersebut akan menyelenggarakan program studi magister dan doktoral.

“Negara-negara yang berpenduduk muslim lainnya telah memiliki universitas bertaraf internasional seperti Mesir, Malaysia, Pakistan, dan lain-lain. UIII harus menjadi center of excellent dan kiblat studi Islam ala Indonesia yang harus mengglobal. UIII ini menyelenggarakan studi S2 dan S3,” lanjutnya.

Berkenaan dengan perkembangan pembangunan sarana prasarana, Ace menyampaikan jika UIII telah menunjukkan progress pembangunan yang pesat. Dari perpustakaan, ruang kuliah, gedung rektorat dan masjid sudah progress 70 persen secara fisik hingga asrama mahasiswa yang dilengkapi fasilitas yang memadai.

Ia berharap proses pembelajaran akademik di kampus ini segera dipercepat. Rencananya bulan September 2021 ini akan dibuka. Ace berkomitmen mendukung dan mengawal agar UIII menjadi universitas yang bereputasi internasional sebagai kontribusi Islam Indonesia untuk dunia.

(M Nurrohman)

Read Previous

Muhammad Khadafi Tekankan Pentingnya Kolaborasi Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Read Next

Dedi Mulyadi Sebut KKP Dalam Membuat Program Kerja Belum Komprehensif