25 June 2022, 21:42

3 Penyuap Eks Politikus PDIP I Nyoman Dhamantra Divonis Bervariasi

daulat.co – Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat menjatuhkan vonis Direktur PT Cahaya Sakti Agro (CSA) Chandry Suanda alias Afung, Direktur PT Sampico Adhi Abattoir, Dody Wahyudi dan Zulfikar. Ketiganya dinyatakan bersalah dan terbukti secara sah dan meyakinkan menyuap mantan anggota Komisi VI DPR (PDIP) I Nyoman Dhamantra terkait pengurusan kuota impor bawang putih.

“Mengadili, menyatakan terdakwa I Chandry Suanda alias Afung, terdakwa II Dody Wahyudi dan terdakwa III Zulfikar telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ucap Ketua Majelis Hakim Saifuddin Zuhri membacakan amar putusan, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (6/1/2020).

Terdakwa Chandry Suanda alias Afung divonis 2,5 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan. Tedakwa Dody Wahyudi dihukum 2 tahun penjara dan denda Rp75 juta subsider 2 bulan kurungan. Sedamgkan Zulfikar diganjar hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan.

Menurut Majelis Hakim, ketiga terdakwa itu terbukti bersalah menyuap Nyoman Dhamantra sebesar Rp 2 miliar agar mengurus penerbitan Surat Persetujuan Impor (SPI) terkait dengan kuota impor bawang putih. Terdakwa Chandry Suanda alias Afung selaku importir berkepentingan atas penerbitan SPI tersebut.

Adapun suap tersebut diberikan melalui Mirawati Basri dan Elviyanto. Kedua perantara itu merupakan orang kepercayaan Nyoman Dhamantra. Dikatakan hakim, uang tersebut diberikan dengan cara ditransfer ke rekening money changer Indocev yang dimiliki I Nyoman Dhamantra.

Majelis hakim meyakini perbuatan ketiganya telah melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Vonis majelis hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum KPK. Sebelumnya Afung dituntut 3 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan. Dody dituntut 2 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan. Sementara Zulfikar dituntut 2 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Terdakwa Zulfikar menyatakan menerima hukuman yang diberikan majelis hakim. Terdakwa Zulfikar bahkan ingin segera dieksekusi. Sedangkan, terdakwa Afung, Dody, dan Jaksa KPK menyatakan pikir-pikir.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Perantara Suap Mantan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Divonis 1 Tahun 4 Bulan

Read Next

Patut Dicurigai Ada Upaya Sistematis Membawa Persoalan Natuna ke Meja Perundingan Bilateral