21 October 2021, 09:19

1200 Anak Sekolah di Jakarta Barat Jalani Test Kesehatan Mata di SMPN 215 Jakarta

vaksinasi Covid-19

vaksinasi Covid-19

daulat.co – Digitalisasi era saat ini, membuat teknologi menjadi hal yang lumrah. Gawai atau gadget seakan sudah menjelma menjadi bagian penting dalam kehidupan anak-anak sekolah zaman sekarang. Apalagi sistem pembelajaran daring (PJJ) selamapandemi covid-19.

Seringkali anak anak menghabiskan waktu dengan ponselnya masing masing. Bahkan tanpa disadari, anakanak sudah menggunakan gawai selama lebih dari 4 jam dalam sehari untuk mendukung kegiatan belajar, atau mungkin lebih. Di tambah lagi kebiasaan untuk bermain games atau berselancar di dunia media sosial.

“Untuk menghadapi hal itu, kita dituntut untuk terus waspada dan berhati-hati. Pasalnya, penggunaan gadget secara berlebihan berhubungan erat dengan kerusakan mata atau gangguan penglihatan,” ujar Gubernur Distrik 307 A1, Jessica Budiman. di sela –sela kegiatan test kesehatan mata dan pembagian kacamata di SMPN 215 Jakarta, Selasa, 21 September 2021.

“Ini menjadi persoalan serius, karena anak-anak saat ini adalah pemimpin untuk generasi mendatang. Kondisi ini, menjadi kepedulian bagi Perkumpulan Lions Indonesia Distrik yang setiap tahunnya beritikad baik menyalurkan bantuan berupa pemeriksaan mata dan pembagian kacamata secara cuma‐cuma bagi anak‐anak sekolah,” terangnya.

Dijelaskan Jesica, Yayasan Lions Indonesia sebagai penyedia lensa dan kacamata, bekerja sama dengan Kantor Administrasi Walikota Jakarta Barat mengadakan kegiatan selama 2 hari di 2 lokasi sekolah, dengan target anak-anak terperiksa sebanyak 1200 orang.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan merangkap Marketing Communication Yayasan Lions Indonesia, Irwin Indrawan menuturkan selama kegiatan dilakukan protokol kesehatan dilaksanakan dengan sangat ketat.

“Setiap anak yang memasuki area sekolah akan dilakukan SWAB Antigen sebelum dilakukan pemeriksaan mata dan dilakukan pengaturan jarak antrian,” ujarnya.

usai pemeriksaan dilakukan, kata Iriwn, anak –anak yang terdeteksi matanya bermasalah, akan memperoleh 1 (satu) set kacamata lengkap yaitu  frame dan lensa persembahan donatur.
Tidak hanya itu, panitia kegiatan juga menyiapkan souvenir kepada setiap anak-anak yang telah mendapatkan pemeriksaan berupa souvenir persembahan dari para sponsor dan makanan ringan.

“Kegiatan ini diharapkan bisa mengurangi beban pemerintah yang saat ini sedang memerangi Pandemi Covid-19,” pungkasnya.

(M Abdurrahman)

Read Previous

Anies Beberkan Program dan Peraturan yang Ada di Jakarta ke KPK

Read Next

Terjerat OTT KPK, Bupati Kolaka Timur Baru Jabat 3 Bulan