7 March 2021, 00:26

Wahai Netizen, Nih Masker Partai Golkar

Salah satu kader Partai Golkar Kabupaten Pemalang mengenakan masker yang melambangkan partainya (Foto: Sumitro/daulat.co)

Salah satu kader Partai Golkar Kabupaten Pemalang mengenakan masker yang melambangkan partainya (Foto: Sumitro/daulat.co)

daulat.co – Partai politik (parpol) menjadi bulan-bulanan warganet alias netizen di tengah pandemi virus corona. Di media sosial, baik itu Twitter, Instagram maupun Facebook, warganet mempertanyakan kepedulian parpol terhadap penderitaan rakyat.

Salah satu sindiran telak yang dialamatkan ke parpol adalah terkait kelangkaan masker. Warganet pun secara satire mengunggah gambar-gambar wajah dengan penutup masker disertai logo partai politik dibagian depan disertai tulisan-tulisan tertentu.

Warganet mempertanyakan, kemana jejak dan langkah parpol ditengah pandemi corona. Berikut pertanyaan besar, kenapa parpol hanya hadir pada saat Pemilu dan event besar lain yang bernuansa politis. Mereka mendesak parpol turun, melakukan aksi nyata, membantu masyarakat.

Seakan menjawab pertanyaan warganet, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Pemalang, membuat masker berlogo partai sebagaimana dimaksud netizen.

Dalam acara bhakti sosial di Kantor DPD Golkar Pemalang, Jalan Pemuda, Mulyoharjo, sang ketua HM Rois Faishal yang memimpin aksi Golkar peduli melawan Covid-19 mengenakan masker berlogo Golkar.

Masker dengan lipatan satu dibagian depan itu berwarna kuning dan logo Partai Golkar dibagian tengah. Kata ‘LAWAN CORONA’ berada dibagian bawah logo.

“Kami sudah membuat hampir 10 ribu, (sekarang) lagi buat lagi dengan Golkar Jateng sekitar 10 ribu lagi,” ungkap Rois Faishal dalam sesi tanya jawab dengan wartawan, Minggu 19 April 2020.

Ia mengakui, sejak pandemi Corona masuk ke Indonesia, banyak pihak yang belum siap. Bahkan sampai hal terkecil untuk mencegah Covid-19 melalui masker, karena serba mendesak, banyak yang kekurangan dan sulit mencarinya ke beberapa penjual. Masker, sebutnya, seakan hilang dari peredaran.

Setelah melalui pembahasan diinternal Golkar, pihaknya kemudian memutuskan untuk memproduksi masker yang bisa dipakai masyarakat berulang-ulang. Yaitu masker yang bisa dicuci, bukan masker sekali pakai langsung buang seperti halnya yang dipakai tim medis.

“Kemarin di Semarang, Pak Ketua (DPD Jateng) langsung tertarik, katanya ini (masker) bagus sekali,” ucap Rois Faishal yang juga pimpinan DPRD Kabupaten Pemalang.

(Sumitro)

Read Previous

Golkar Gelar Baksos di 14 Kecamatan Pemalang

Read Next

Update Corona Pemalang 20 April 2020: ODP 2.374 orang, PDP 40 orang dan 5 Meninggal