9 August 2020, 14:52

Upaya PK Joko Tjandra Kandas di PN Jaksel

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

daulat.co – Permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan buronan perkara pengalihan hak tagih Bank Bali Joko Tjandra tidak diterima oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Alhasil berkas permohonan PK tersebut ke Mahkamah Agung (MA) tak diteruskan oleh PN Jaksel.

Penetapan tidak diterimanya permohonan PK Joko Tjandra ini dilakukan setelah Ketua PN Jaksel, Bambang Miyanto mempelajari berkas persidangan, termasuk pendapat Majelis Hakim. Adapun keputusan tersebut ditetapkan oleh Bambang Miyanto pada Selasa (28/7/2020).

“Amar penetapan adalah sebagai berikut, menetapkan menyatakan permohonan PK dari pemohon Djoko tidak dapat diterima dan berkas perkaranya tidak dilanjutkan ke Mahkamah Agung,” ucap Humas PN Jaksel Suharno, Rabu (29/7/2020).

PN Jaksel dalam pertimbangannya menyatakan, Joko Tjandra tidak pernah menghadiri persidangan permohonan PK. Hal itu bertolak belakang dengan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 2 Tahun 2012 yang menyatakan permintaan Peninjauan Kembali yang diajukan oleh kuasa hukum terpidana tanpa dihadiri oleh terpidana harus dinyatakan tidak dapat diterima dan berkas perkaranya tidak dilanjutkan ke MA.

“Yang mana bahwa pemohon atau terpidana tersebut tidak hadir di persidangan oleh karenanya pengajuan atau permintaan PK tersebut tidak dapat diterima,” ujar Suharno.

Dengan demikian, PN Jaksel mengkandaskan upaya Joko Tjandra terbebas dari hukuman 2 tahun pidana penjara dan denda Rp 15 juta serta uangnya di Bank Bali sebesar Rp 546 miliar dirampas untuk negara sebagaimana diputuskan Majelis PK MA pada 2009 silam.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Harlah ke-65, Sarbumusi Gelar Lomba Cipta Lagu Mars

Read Next

Dugaan Korupsi APBDes, Kejari Labuhanbatu Geledah 2 Kantor Kepala Desa