27 January 2021, 20:39

Terkesan Buru-buru, Debby Kurniawan Minta Pemerintah Kaji Ulang Peniadaan Rekrutmen CPNS 2021

daulat.co – Anggota Komisi X DPR RI Debby Kurniawan meminta Pemerintah untuk mengkaji ulang keputusan peniadaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guru pada tahun 2021. Sebab terkesan keputusan tersebut diambil terburu-buru sehingga menuai pro kontra di kalangan masyarakat dan akademisi.

“Keputusan tersebut sangat terburu-buru, sehingga menimbulkan kegaduhan dan penolakan dari berbagai pihak,” tegasnya saat melakukan interupsi pada Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 11 Januari 2021.

Disebutkan, pada Rapat Kerja Komisi X bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebelumnya hanya membahas tentang rekrutmen 1 juta guru PPPK pada tahun 2021. Saat itu tidak disebutkan jika akan ada penghapusan rekrutmen CPNS guru.

Debby mengingatkan kembali mengenai betapa beratnya tugas yang diemban guru untuk mengajar selama masa pandemi hingga saat ini. Ia pun lebih merekomendasikan agar pemerintah saat ini lebih fokus menyelesaikan permasalahan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dianggapnya masih belum efektif.

Apabila melihat dampak pandemi Covid yang sampai saat ini masih juga belum selesai, lanjut dia, memaksa pembelajaran jarak jauh terus berlanjut. Hal tersebut tentu membuat para guru harus bekerja ekstra untuk tetap memberikan pembelajaran kepada anak didik.

“Dalam hal ini seharusnya pemerintah focus terlebih dahulu kepada pelaksanaan PJJ agar lebih maksimal,” jelasnya.

Politisi dapil Jawa Timur X ini lantas menjelaskan kehidupan masa pandemi telah melemahkan kondisi kehidupan dan moral masyarakat. Termasuk juga kondisi para guru yang dinilainya apabila tidak diangkat derajatnya malah akan dapat menurunkan kualitas pendidikan masyarakat di masa depan.

“Secara otomatis hal ini akan menurunkan kualitas pendidikan di masyarakat. Kami meminta kepada pemerintah untuk bisa lebih menghargai para guru-guru dengan mengkaji ulang keputusan tersebut, sehingga CPNS untuk formasi guru di tahun ini tetap masih ada,” pungkas Debby.

(Sumitro)

Read Previous

Buka Masa Sidang 2020-2021, Ketua DPR Sebut Dampak Covid-19 Sangat Dirasakan Rakyat

Read Next

Gubernur Bengkulu Terseret Pusaran Suap Benih Lobster