29 October 2020, 08:59

Terbukti Terima Suap, Bupati Sidoarjo Divonis 3 Tahun Bui

Bupati nonaktif Sidoarjo Saiful Ilah

daulat.co – Bupati nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah, dihukum tiga tahun pidana penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin 5 Oktober 2020. Saiful juga divonis hukuman denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Saiful dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah karena telah menerima suap terkait sejumlah proyek infrastruktur pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sidoarjo. Kata Ketua Majelis Hakim, Cokorda Gede Arthana saat membacakan amar putusan terhadap Saiful Ilah.

Selain pidana pokok, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman tambahan terhadap Saiful Ilah berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 250 juta subsidair pidana kurungan selama 6 bulan.

“Barang bukti berupa uang sebesar Rp 350 juta yang telah disita saat OTT dirampas dan disetor Negara,” ujar Hakim.

Majelis Hakim mempertimbangkan hal-hal memberatkan dan meringankan dalam menjatuhkan hukuman ini. Untuk hal yang memberatkan, perbuatan Saiful yang juga berstatus sebagai ASN atau penyelenggara negara dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam penanggulangan tindak pidana korupsi. Saiful juga dinilai tidak berterus terang dalam memberi keterangan.

“Hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dipidana, berusia lanjut dan dinilai telah berjasa mensejahterakan dalam kapasitasnya sebagai Bupati,” tutur hakim.

Hukuman tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut KPK. Jaksa sebelumny menuntut agar Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Setelah mendengar putusan ini, Jaksa Penuntut KPK memilih pikir-pikir. Sementara Saiful Ilah menyatakan banding. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih divonis 1 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan serta uang pengganti Rp 225 juta yang telah disita KPK.

Adapun Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Judi Tetrahastoto divonis 2 tahun pidana penjara dan denda Rp 150 juta subsider 6 bulan kurungan serta hukuman tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 200.300.000 subsider 6 bulan penjara.

Sedangkan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan, Sanadjihitu Sangadji dijatuhi hukuman 2 tahun pidana penjara dan denda Rp 150 juta subsider 6 bulan kurungan serta hukuman uang pengganti sebesar Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara.

Saiful Ilah dan ketiga anak buahnya itu terbukti telah menerima suap dari dua pengusaha kontraktor, Ibnu Gofur dan Totok Sumedi. Saiful Ilah menerima Rp 600 juta, Sunarti menerima Rp 225 juta, Judi menerima Rp 460 juta, Sangadji menerima Rp 300 juta.

Uang tersebut diberikan Ibnu Gofur dan Totok Sumedi lantaran Saiful Ilah dan anak buahnya memenangkan kedua pengusaha itu terkait paket-paket pembangunan di Pemkab Sidoarjo Tahun Anggaran 2019.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Pekerjaan Besar Bupati & Wakil Bupati Pemalang Terpilih Menurut Muhammadiyah

Read Next

HUT TNI ke-75 Dirayakan Segenap Rakyat Indonesia