11 April 2021, 11:08

Suap Mafia Migas, KPK Periksa Pemegang Saham SIAM Group Lukma Neska

Gedung KPK

Gedung KPK

daulat.co – Direktur Utama (Dirut) PT Anugrah Pabuaran Regency, Lukma Neska kembali dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (12/3/2020). Pemegang saham SIAM Group Holding ini akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus dugaan suap terkait perdagangan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Energy Services (PES) dengan tersangka Bambang Irianto (BI).

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BI” ucap Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi.

Tekait perkara ini, Lukma Neska telah dicegah berpergian ke luar negeri selama enam bulan kedepan terhitung sejak 2 September 2019.

‎KPK sejauh ini baru menetapkan satu tersangka dalam kasus ini yaitu, Bambang Irianto. Bambang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services Pte. Ltd (PES) selaku subsidiary company PT. Pertamina (Persero).

Terkait perkara ini, Bambang melalui perusahaan SIAM Group Holding Ltd yang berkedudukan hukum di British Virgin Island diduga menerima suap sekitar USD2,9 juta dari Kernel Oil Ltd selama periode 2010-2013. Diduga suap diberikan lantaran membantu Kernel Oil dalam perdagangan minyak mentah dan produk kilang kepada PES.

Bambang Irianto dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b subsider Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Kurniasih Mufidayati Minta Pemerintah Tingkatkan Manajemen Informasi Seputar Virus Corona

Read Next

Terbukti Terima Suap dan TPPU, Muhtar Ependy Divonis 4,5 Tahun Penjara