Siswa SMP Muhammadiyah 9 Gemuh Harus Bisa Jadi Imam Sholat

SMP Muhammadiyah 9 Gemuh
SMP Muhammadiyah 9 Gemuh

daulat.co – Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 9 Gemuh, Moh Shobirin, menyatakan ada bererapa amalan yang harus dipenuhi siswanya sebelum lulus mengikuti ujian sekolah dan ujian nasional. Beberapa amalan ibadah itu adalah kelayakan, memenuhi syarat menjadi imam sholat maghrib, isya’, subuh dan sholat lail, tarawih di bulan Ramadhan dengan baik dan benar.

“Mungkin di sekolah lain jarang ditemukan, lulus SMP mampu menjadi imam sholat dengan dijaherkan, seperti sholat maghrib, isya’, subuh dan tarawih,” kata dia dalam acara akhirussanah dan wisuda Kelas IX di aula sekolahan setempat baru-baru ini.

Sekretaris Pimpinan Daerah Tapak Suci Putra Muhammadiyah TSPM (PD TPSM) Kendal itu menyampaikan, siswanya harus bisa menjadi imam sholat dan mengetahui rukun-rukun sholat serta dituntut memiliki bacaan–bacaan ayat al qur’an dengan baik dan benar.

“Biasanya ketika imam menguasai bacaan ayat – ayat Al quran dengan baik dan benar ditambah penguasaan qiro’ah sab’ah, penguasaan tujuh bacaan bisa membuat jamaahnya merasa lebih nyaman dalam sholat berjamaah,” ucapnya.

Menurut Sobirin, empat hari selama Ramadhan tahun ini siswa kelas IX ditugaskan melakukan pengabdian masyarakat. Yakni ke beberapa SD yang siap dikunjungi untuk melakukan amalan Ramadhan, yang di dalamnya ada kegiatan shalat tarawih berjamaah, dan siswa kami didaulat sebagai imam sholat lail tersebut.

“Proses pembelajaran yang kami lakukan tidak sekedar mengejar prestasi akademik saja, tetapi memiliki kelebihan yang jarang dimiliki sekolah lain oleh, yaitu prestasi menjadi imam sholat,” urainya.

SMP Muhammadiyah 9 Gemuh sendiri tahun ini mewisuda sebanyak 54 siswa. Mereka terdiri dari 15 putra dan 39 putri. Adapun prestasi nilai Ujian Nasional (UN) tahun ini cukup menggembirakan dengan nilai rata – rata 50,4.

“Nilai tertinggi mapel Bahasa Indonesia 94, 00, Bahasa Inggris 87,00, Matematika nilai tertinggi 75,00, dan IPA 62,50. Untuk rangking, SMP Muhammadiyah 9 masuk di peringkat 26 dari 110 SLTP se Kab. Kendal yang mengikuti UN dan kami berharap tahun depan bisa masuk 10 besar,” pungkasnya.

(M Abdurrahman)