Sekjen Kemenag Ingatkan ASN IAIN Pontianak Agar Lebih Responsif dan Solutif

http://daulat.co/wp-content/uploads/2019/01/Nur-Kholis-Setiawan-2.jpg

daulat.co – Sekjen Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negera (ASN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak agar lebih responsif dan solutif. Menurutnya, ASN harus mampu mengenali dan membaca situasi sesuai kebutuhan masyarakat serta mampu menemukan solusi dari setiap persoalan yang ada.

“Saya menitipkan pesan, bagi setiap ASN harus mampu mengenal dan membaca situasi sesuai kebutuhan. Kedua, mampu menemukan solusi. Ketiga, hadir sebagai pemimpin yang baik,” kata Nur Kholis di Pontianak, Jum’at (11/1).

Nur Kholis mengatakan bahwa tantangan kampus ke depan itu tidak sederhana, salah satunya terkait ekstremisme. Namun, hal itu harus dijawab oleh kampus yang notabennya sebagai wahana pengembangan ilmu.

“Tugas menjadi ASN supaya tetap baik maka bekerja harus kita kenali dengan atas dasar ibadah. Sebab, ibadah itu jika masuk dalam niat maka manusia itu akan menjadi lebih sempurna, dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Yang terpenting warisan nusantara dipelihara dan mampu menghindari dari watak konservatisme,” ucap Nur Kholis.

Sebelumnya, Rektor IAIN Pontianak Dr H Syarif memimpin pembacaan Barzanji sebagai rangkaian peringatan Mualid Nabi. Pembinaan ASN IAIN Pontinak ini juga dirangkaikan pada syukuran Akreditasi Institut mendapat nilai B.

Menurut Syarif, sekarang ini IAIN Pontianak  kian dekat dengan masyarakat. Hal itu terbukti bahwa IAIN Pontianak telah mendapatkan hibah tanah sekitar 20 hektar dari sebagian tokoh masyarakat.

Tampak hadir, Gubernur Kalbar, Kakanwil Kemenag Kalbar, Kapolda Kalbar, PangdamTanjung Pura, Ormas dan ketua adat, Rektor dan Warek, Dosen dan ASN di lingkungan IAIN Pontianak.

 

(M Nurrohman)