5 July 2020, 21:45

RPJMD Meleset, Pembangunan Jalan Kauman – Mojo Tak Tersentuh

daulat.co – Ketua Komisi B DPRD Pemalang Fahmi Hakim pesimis target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016 – 2021 yang memuat 27 program prioritas pembangunan akan tercapai. Hal ini mengacu pada progress alokasi waktu yang ada, namun hingga kini hanya baru sebagian kecil yang telah dilaksanakan.

“Dengan alokasi waktu yang tersisa, itu tidak akan tercapai. Komisi B pesimis, target pembangunan akan tercapai,” tegas Fahmi kepada daulat.co di Kompleks DPRD Pemalang, Selasa 30 Juni 2020.

Disampaikan, rapat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) membahas progres penyusunan target RPJMD mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang RPJMD 2016-2021. Dimana  dalam RPJMD memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah hingga kebijakan umum dan dan program SKPD.

Dengan akan berakhirnya masa jabatan Bupati Pemalang H Junaedi pada tahun ini, Fahmi menyatakan untuk mengejar ketertinggalan capaian infrastruktur yang telah ditentukan maka butuh kerja ekstra.

Di sisi lain, karena target tidak akan tercapai, Komisi B DPRD Pemalang meminta seluruh stakeholder yang ada harus satu-padu dalam menyusun RPJMD penyesuaian dengan RPJMD lama untuk dilaksanakan Bupati baru pengganti Bupati H Junaedi.

Wakil Ketua Komisi B Slamet Ramuji menambahkan, secara keseluruhan dari 27 program prioritas dalam RPJMD, Pemkab Pemalang baru menyelesaikan tidak sampai 50 persen. Ia menyinggung bagaimana program pembangunan di Pemalang Timur yang belum tersentuh.

“Dari 27 program prioritas, jika diprosentasekan baru dilaksanakan sekitar 30 persen. Gardu Pandang di Moga belum tersentuh, Jalan Kauman sampai Mojo di Kecamatan Ulujami juga belum tersentuh,” terang Ramuji.

Untuk pelebaran jalan dan peninggian jalan Kauman hingga Mojo, lanjut dia, sebenarnya sangat mendesak dikerjakan Pemkab Pemalang. Apalagi, sektor perikanan yang melalui jalan tersebut sangat tinggi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Semestinya, sarana dan prasarana dasar seperti akses jalan diperbaiki agar income atau pendapatan masyarakat ikut meningkat. Dengan begitu, roda perekonomian masyarakat turut berjalan dengan baik. 

Komisi B DPRD Pemalang, masih kata Ramuji, merekomendasikan agar beberapa program prioritas dalam RPJMD 2016-2021 diselesaikan pada tahun 2021. Termasuk masukannya mengenai normalisasi saluran untuk mengantisipasi terjangan air rob untuk sektor pertanian.

“Ratusan hektar pertanian yang kena dampak air rob, air pasang. Kami mengusulkan ke dinas terkait untuk antisipasi dengan normalisasi saluran di wilayah pertanian. Bisa berbentuk tanggul atau normalisasi saluran, pengerukan saluran,” pungkas Slamet Ramuji.

(Sumitro)

Read Previous

Perubahan Pemalang Lebih Baik Jadi Poin Kesepakatan Empat Parpol Pengusung Iskandar Ali Syahbana

Read Next

Merasa Tak Terima Uang, Eks Menpora Isyaratkan Tempuh Upaya Hukum