3 March 2021, 04:01

Ratusan WNA China Masuk Indonesia Saat Pandemi Covid-19, Demokrat Sebut Pemerintah Tidak Konsisten

Irwan Fecho (kanan) - dok DPR

Irwan Fecho (kanan) – dok DPR

daulat.co – Ratusan Warga Negara Asing (WNA) asal China tiba di Bandara Seokarno-Hatta, Banten, pada Sabtu 23 Januari 2021. Padahal, larangan WNA masuk ke Indonesia masih berlaku hingga kini.

Kepastian masuknya WNA asal China itu dibenarkan Kepala Sub Bag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi, Ahmad Nursaleh, kepada wartawan. Tercatat ada 153 WNA yang tiba di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho menyebut pemerintah tidak konsisten dalam menjalankan aturan terkait larangan WNA masuk Indonesia. Kata dia, pemerintah tidak bisa menjadi teladan yang baik bagi masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Pemerintah harus serius dan konsisten dalam penanganan Covid-19 ini. PPKM dan pembatasan WNA ke Indonesia itu kita apresiasi. Namun, pemerintah tidak bisa jadi teladan dan contoh masyarakat dalam penanganan Covid-19,” tegas Irwan dalam keterangan tertulisnya, Senin 25 Januari 2021 kemarin.

Anggota Fraksi Demokrat itu menyatakan pemerintah telah bersikap diskriminatif dan tidak adil dengan membiarkan membiarkan 153 warga negara China masuk ke Indonesia. Irwan meminta pemerintah segera menjelaskan ke publik tentang kebijakan tersebut.

“Pemerintah harus segera menjelaskan. Apa tidak bisa konsisten dengan kebijakan pembatasan yang mereka keluarkan sendiri? Menteri terkait harus konsisten dalam melaksanakan kebijakan PPKM dan pelarangan WNA masuk ke Indonesia,” tegasnya.

Legislator dapil Kalimantan Timur itu menambahkan, kebijakan Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan pelarangan WNA itu sudah merupakan hasil keputusan bersama pemerintah dan telah dirapatkan bersama Presiden Joko Widodo.

“Ini kan keputusan bersama pemerintah yang sudah dibahas dalam rapat terbatas dengan Presiden. Menteri terkait harus laksanakan dan wujudkan di lapangan,” demikian Irwan Fecho.

(Sumitro)

Read Previous

Tim Dukcapil Terus Bergerak Berikan Pelayanan Dokumen Warga Korban Banjir Kalsel

Read Next

Suap Bansos Covid, KPK Periksa Direktur PT Pertani & Kabag Sekretariat Komisi VIII DPR