10 April 2021, 19:07

Rapat Evaluasi Perda, Dewan Soroti Praktek Prostitusi Comal Baru & Calam

Rapat DPRD Kabupaten Pemalang (Foto: abimanyu/daulat.co)

daulat.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pemalang menggelar rapat evaluasi mengenai pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Tahun 2016-2020. Salah satu perda yang disoroti dewan berkaitan dengan penanganan prostitusi di wilayah Kabupaten Pemalang.

Rapat evaluasi Peraturan Daerah yang dihadiri oleh Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pemalang menyebutkan jika praktek prostitusi masih saja beroperasi di Comal Baru dan Calam Pemalang.

Prostitusi di Comal Baru terletak Jalan Pantura Pemalang, tepatnya di Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading. Sementara di Calam, terletak di sebelah Utara Terminal Induk Pemalang. Khusus di Comal Baru, sebelumnya pernah diangkat daulat.co, dimana dalam prakteknya, pelaku menutupinya dengan berjualan kopi.

“Untuk dinas terkait, seperti apa penangananya? Apakah sudah dilakukan tindakan apa belum?,” tegas Wardoyo, dari Fraksi Gerindra dalam rapat tersebut, Kamis 17 Desember 2020.

Disampaikan, praktek prostitusi yang menempati lahan milik PT Perkebunan Nasional IX Jawa Tengah sejauh ini muncul kesan di masyarakat tidak ada tindakan apa-apa dari pihak terkait. Nyatanya, meski kerap disorot masyarakat di media sosial, prostitusi masih saja berlangsung hingga kini.

Hal yang senada juga di katakan oleh Masrukhin Ahmadi dari fraksi Golkar. Ia mempertanyakan peran dinas terkait seperti Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pemalang.

Masrukhin meminta pihak terkait terbuka dalam rapat tersebut, seberapa banyak aduan yang disampaikan masyarakat dan tindaklanjut dari aduan tersebut.

Baca juga : http://daulat.co/prostitusi-berkedok-warung-kopi-di-jatirejo-pemalang-kenapa-dibiarkan/

“Jadi berapa jumlah aduan masyarakat yang ditindaklanjuti dan berapa pelaksanaan langsung tanpa aduan,” ucap Masrukhin.

Sementara itu, Sutiah dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berharap semua OPD dapat melaksanakan dan mengoptimalkan Perda yang sudah dibuat termasuk optimal dalam pelaksanaan penanganan Perda Prostitusi.

(Abimanyu)

Read Previous

Daripada Adu Mulut Online, Mahfud Md Disarankan Duduk Satu Meja Dengan Ridwan Kamil

Read Next

Usut Aliran Suap Bansos Covid-19, KPK Kantongi Data dan Informasi dari PPATK