Puluhan Tahanan KPK akan Difasilitasi Nyoblos di TPS 12 Guntur

Tersangka Amir Mirza Hutagalung mengenakan rompi tahanan setibanya di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka terkait dengan kasus dugaan suap pengelolaan dana jasa pelayanan RSUD di Kota Tegal serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah Kota Tegal tahun anggaran 2017

daulat.co – Puluhan tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan difasilitasi dalam memberikan hak pilihnya pada Pemilu 2019. Para tahanan kasus korupsi itu akan difasilitasi nyoblos di tempat pemungutan suara (TPS) 12 Guntur pada Rabu (17/4/2019) mendatang.

“63 orang tahanan KPK akan difasilitasi bersama di TPS 12 Guntur yang akan dilakukan di Rutan cabang KPK yang berlokasi di gedung Merah Putih,” ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di kantornya, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Dikatakan Febri, proses pemungutan suara juga harus sesuai dengan aturam yang dibuat Komisi Pemilihan Umum (KPU). Adapun, 63 tahanan ini berasal dari tersangka kasus korupsi yang ditahan di rutan cabang KPK yang berada di Gedung Merah Putih atau Gedung K4, rutan di gedung lama KPK yang saat ini menjadi gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK dan juga rutan di Pomdam Jaya guntur.

“Nanti kalau mau menggunakan haknya atau tidak Itu kan domain dari masing-masing pihak tersebut. Tetapi mungkin ada perbedaan Ada yang berdomisili atau KTP di Jakarta ada juga KTP di daerah itu yang nanti pemungutan suara nya tentu dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku misalnya Apakah pemungutan suara itu dilakukan untuk presiden dan wakil presiden termasuk sampai DPRD itu kan tergantung domisili mereka. Jadi semua (tahanan KPK) sepanjang warga negara Indonesia baik ktp-nya DKI ataupun di daerah tentu punya hak pilih minimal punya hak pilih untuk calon presiden dan wakil presiden,” ujar Febri.

Tanggal 17 April 2019 telah ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2019 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Umum Tahun atau Pemilu 2019 sebagai Hari Libur Nasional. Keppres itu diterbitkan untuk memberikan kesempatan bagi seluruh warga negara Indonesia menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara.

KPK pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu juga memberi kesempatan para tahanan ber-KTP Jakarta untuk menggunakan hak pilihnya. Lokasi pencoblosan saat itu berada di gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK atau gedung KPK lama.

(Rangga Tranggana)