Plt Ketum PSSI Disebut Aktor Intelektual Perusakan Bukti Pengaturan Skor

Daulat.co – Plt Ketum PSSI Joko Driyono resmi ditetapkan sebagai tersangka. Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menjadi aktor intelektual perusakan bukti kasus dugaan pengaturan skor.

“Nah ini aktornya intelektualnya saudara Jokdri,” ucap Kabiro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Sebelumnya, Polisi telah lebih dahulu menetapkan 3 orang sebagai tersangka perusakan bukti kasus pengaturan skor. Ketiga tersangka itu yakni Dani, Musmuliadi, dan Abdul Gofur. Penelusuran otak di balik perusakan bukti itu berdasarkan keterangan tiga tersebut.

“Dapat diduga sebagai aktor intelektual yang menyuruh dan memerintahkan 3 orang lakukan pencurian dan perusakan police line, masuk rumah tanpa izin, ambil laptop, dokumen dokumen, dan barbuk untuk mengungkap match fixing,” kata Dedi.

Dari pemeriksaan Satgas Antimafia Bola diketahui ketiga tersangka itu memasuki kantor Komdis PSSI. Padahal kantor yang beralamat di Jalan Rasuna Timur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan itu telah disegel petugas dengan garis polisi atau police line. “(Tiga orang tersangka) sebagai pesuruhnya saja. Ada yang sebagai driver pribadi, staf dan OB, itu minggu kemarin ditetapkan tersangka,” ujar dia.

Ketiga tersangka itu mengaku melakukan pengambilan sejumlah dokumen, video rekaman CCTV, ponsel dan laptop lantaran disuruh seseorang. “Jadi TKP yang dirusak sudah disegel sudah di police line, sudah jadi perhatian polisi,” ungkap dia.

Kemudian Satgas Antimafia Bola pada Kamis (14/2/2019) malam menggeledah unit apartemen yang dihuni Joko Driyono Apartemen Taman Rasuna Tower 9 lantai 18 di Setiabudi, Jaksel. Dari penggeledahan itu, ada 75 item barang bukti yang berhasil di sita oleh Satgas Antimafia Bola.

“Dari 75¬†item itu dilakukan audit tambah menguatkan bukti-bukti pendukung dalam rangka menetapkan J sebagai tersangka,” terang Dedi.

Saat ini polisi sedang memeriksa barang bukti yang diperoleh dari sejumlah penggeledahan. Joko Driyono merupakan tersangka kelima belas kasus dugaan pengaturan skor sepak bola yang telah ditetapkan polisi. Joko Driyono sendiri telah diagendakan diperiksa sebagai tersangka pada Senin (18/2/2019) di Polda Metro Jaya.

“Hari Senin itu (Joko Driyono) akan dimintai keterangan, klarifikasi,” tandas Dedi.

(Rangga Tranggana)