24 September 2020, 06:33

PKS Sedih, Pemalang Tidak Ada Perubahan

daulat.co – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa sedih. Pembangunan di Kabupaten Pemalang dalam sepuluh terakhir seperti berjalan di tempat. Bisa dikatakan, tidak ada perubahan sama sekali di Pemalang. Berbeda misalnya dengan daerah atau tetangga sebelah.

“Dua kali tidak ada perubahan sama sekali, saya sama teman-teman sedih. Jalan-jalan di selatan, itu seperti jalan ke hutan. Kalau malam ke selatan itu seperti masuk goa,” kata Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Tengah, Riyono, dalam kegiatan Pendidikan Politik dan Konsolidasi Partai DPD PKS Pemalang, Kamis 10 September 2020.

Hadir dalam konsolidasi tersebut pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung PKS dan PKB, Iskandar Ali Syahbana – Akhmad Agus Wardana. Pendidikan politik DPD PKS Pemalang, secara khusus menghadirkan Ketua BP3 PKS Jateng, Rohadi Widodo, yang juga Wakil Ketua DPRD Karanganyar.

Disampaikan Riyono, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Pemalang juga tidak beranjak dari posisi terbawah. Bahkan, dalam catatannya masih berada diurutan nomor dua terbawah se-Propinsi Jawa Tengah. Kondisi demikian sebenarnya bisa diperbaiki apabila ada komitmen dari kepala daerah.

Ikhtiar PKS bersama PKB dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Pemalang Tahun 2020, lanjut dia, momentum baik bagi jembatan perubahan di Pemalang ke depan. Ia mengajak seluruh kader-kader PKS bekerja keras meraih simpati masyarakat agar perolehan suara Iskandar – Awe tinggi dan memenangkan kontestasi Pilkada.

“Kalau di PKB bisa 100 persen (mensukseskan Iskandar-Awe), di PKS harus lebih besar 101 persen. Istiqomah, jangan ada kader, relawan dan simpatisan yang mencong-mencong (berbelok-belok),” kata Riyono.

Ia mengakui, keikutsertaan PKS dalam kontestasi Pilkada di Kabupaten Pemalang selama ini mengalami kekalahan. Namun dengan niat yang tulus ikhlas untuk Pemalang lebih baik, ia optimis pasangan Iskandar – Awe akan menang.

“InsyaAllah pecah telur,” tegas Riyono diamini peserta konsolidasi.

Ditambahkan, saat ini DPD PKS berkoordinasi dengan PKB sedang bekerja membentuk tim sukses hingga ke level terbawah, yakni RT. Dengan kekuatan doa disertai kerja nyata, Riyono kembali menyampaikan optimismenya pasangan yang diusungnya akan menang.

Terakhir, ia berpesan agar sholat malam harus tetap ditunaikan. Begitu juga membaca Alqur’an, bersedekah dan amalan ibadah lainnya. Dengan begitu, kemenangan Iskandar – Awe dipenuhi dengan keberkahan.

(Sumitro)

Read Previous

Legislator Minta KPPPA Miliki Inovasi Program Kerja

Read Next

Menag Imbau Umat Patuhi Prokes Covid-19