18 January 2021, 02:18

Pilkada Pemalang, PAN Sebut Kader Dukung AMAN Sebagai Pengecut

Mantan Ketua DPD PAN Pemalang 2010 – 2015 Helmi Faisol dan Bendahara Adi Kurniawan foto bersama Cabup Mukti Agung Wibowo disela-sela Deklarasi Rakyat Pemalang di Desa Kendaldoyong, Petarukan, Minggu 22 November 2020 (Foto: sumitro/daulat.co)

daulat.co – Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Pemalang, Bambang Agus Rohim, menilai pernyataan kader partainya mengenai arah dukungan kepada calon jelang Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Pemalang Tahun 2020 tidak masuk akal.

“Bagi saya mereka yang nyeleneh itu mungkin punya alasan tersendiri, walaupun tidak masuk akal. Mereka lebih mendahulukan perasaan dan kepentingan sendiri,” tegas dia kepada daulat.co, Rabu 25 November 2020.

Pernyataan itu disampaikan sejalan dengan pernyataan Bendahara DPD PAN Pemalang Adi Kurniawan bersama mantan Ketua DPD PAN Pemalang Helmi Faisol. Dalam deklarasi kader PDIP di Kendaldoyong untuk Agung – Mansur, keduanya hadir dan menyatakan dukungan ke paslon nomor urut dua.

Wawan maupun Helmi menyebut keputusan partainya mendukung Agus Sukoco – Eko Priyono dilakukan secara sepihak. Yakni oleh segelintir elit partainya. Padahal, kata dia, di tingkat bawah banyak yang menginginkan PAN mendukung pasangan Agung – Mansur.

“Dalam setiap kegiatan kontestasi seperti Pilkada, memang rata-rta tiap partai pasti ada yang nyeleneh enggak mau sama dengan kebijakan partai, tidak terkecuali PAN,” ucap Agus Rohim.

“Dan rata-rata mereka tidak punya tanggungjawab secara partai. Sehingga, karena tidak ada beban maupun resiko, maka sikap yang ditampilkan cenderung arogan melawan pengurus. Karena tidak ada beban, mereka (juga) cenderung pengecut,” lanjut dia.

Mantan anggota DPRD Pemalang itu menekankan demikian karena kader-kader PAN yang berani berseberangan dengan keputusan partai, namun tidak berani secara ksatria mengundurkan diri.

“Saya katakan pengecut karena mereka tidak secara gentleman mundur dari partai sehingga bebas berekspresi. Mereka mencari perhatian saja
Tidak ada alasan yang hebat yang melandasi argumen sikap mereka,” jelas Agus Rohim.

(Sumitro)

Read Previous

Unggul Pada Tiga Debat Cakada Minut, Akademisi Nilai JGKWL Cetak Hattrick

Read Next

Dukung AMAN, Purwoko Mengundurkan Diri & Segera Serahkan KTA PDI Perjuangan