29 October 2020, 09:36

Pilkada Pemalang: Kiai Kampung Dorong Koordinasi Pemenangan Agus – Eko Ditingkatkan

Ketua BAMUSI Pemalang Kiai Nur Fuad (Foto: sumitro/daulat.co)

daulat.co – Alim ulama yang tergabung dalam Kiai Kampung tetap solid mendukung dan siap mensukseskan pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pemalang nomor urut satu, Agus Sukoco – Eko Priyono (SAE) dalam Pilkada Serentak Tahun 2020 yang digelar 9 Desember mendatang.

Namun demikian, Kiai Kampung mendorong agar Tim Pemenangan Agus Sukoco – Eko Priyono untuk lebih mengintensifkan kerja-kerja pemenangan di seluruh desa yang ada di 14 Kecamatan.

“Sampai detik ini, kita tetap kompak dan solid untuk mensukseskan pemenangan Bapak Agus Sukoco dan Eko Priyono. Tetapi, Tim Pemenangan harus bisa memberikan perhatian lebih pada Kiai Kampung,” tegas Koordinator Kiai Kampung, Kiai Nur Fuad, kepada daulat.co, Sabtu 17 Oktober 2020.

Disampaikan, sejak gelaran Silaturahmi Kiai Kampung bersama Agus Sukoco – Eko Priyono di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, 13 September 2020 lalu, Kiai Kampung di seluruh desa belum bisa bergerak lebih jauh karena terkendala koordinasi.

Kiai Nur Fuad yang juga Ketua Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI) Pemalang berharap, dengan alokasi waktu yang semakin mepet jelang pemilihan, koordinasi untuk pemenangan dengan Kiai Kampung berjalan sebagaimana diharapkan bersama.

“Koordinasi harus ditingkatkan lagi, agar Kiai Kampung yang ada di desa-desa bisa memberikan pencerahan ke masyarakat,” pungkas Kiai Nur Fuad.

Dalam silaturahmi dengan Kiai Kampung sebelumnya, Cabup Agus Sukoco menyampaikan visi dan misi besarnya dalam membangun Pemalang ke depan. Yakni dengan berpihak pada kepentingan wong cilik, tidak terkecuali kepentingan warga nahdliyin Pemalang.

“InsyaAllah jika saja jadi bupati nanti aspirasi dari saudara-saudara Kiai Kampung akan kami akomodir. Ini sudah ada di hati dan pikiran saya,” katanya.

Cabup Agus Sukoco yang diusung koalisi PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, Demokrat dan PAN itu menambahkan, dirinya bersama Eko akan mewujudkan harapan dan kepentingan warga nahdliyin melalui kebijakan.

Kebijakan dimaksud adalah dengan masuknya majelis taklim, pondok pesantren, madrasah, TPQ hingga Padepokan masuk dalam Peraturan Daerah. Bersama legislatif, jika nantinya terpilih, Agus – Eko akan segera mengusulkan dan berkoordinasi untuk mewujudkan perda tersebut.

(Sumitro)

Read Previous

Selidiki Korupsi PT PINS, KPK Buka Peluang Periksa Jajaran Direksi

Read Next

H Nuryadi: Kalau Bukan Pak Agung, Siapa Lagi? Kalau Bukan Sekarang, Kapan Lagi?