Petugas Imigrasi Sebut Eddy Sindoro Tak Masuk Daftar Cekal

Terdakwa Lucas (Daulat.co)

daulat.co –┬áNama Eddy Sindoro disebut tidak masuk dalam daftar cekal saat dicek di Bandara Soekarno-Hatta. Demikian disampaikan Andi Sofyar, Petugas Teknis Jaringan Imigrasi saat bersaksi di sidang lanjutan terdakwa Advokat Lucas, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/1/2019).

“Sebelum tanggal 29 (Agustus), Hendro minta cek daftar cekal. Saat itu dia minta tolong cek apa nama Eddy Sindoro masuk daftar cekal apa enggak, karena sebagai teknisi jaringan saya punya akses, saat itu belum masuk daftar cekal,” ucap Andi.

Pernyataan Andi itu menepis kesaksian Bowo yang mengatakan baru mengetahui nama Eddy Sindoro pada 29 Agustus pagi hari.

Mengetahui tak ada nama Eddy dalam daftar cekal, Andi lantas memgabarkannya ke Dwi Hendro Wibowo alias Bowo. Andi setelah itu ditawari kerjaan untuk menjemput Eddy Sindoro.

Untuk pekerjaan tersebut, Andi ditawari upah Rp 50 juta. Andi justru ragu mendengar upahnya itu dirasa besar.

“Saya cek di internet baru tau, nama ini dicari KPK, saya infoin ke Hendro, setelah itu saya mundur,” ujar dia.

Namun, Andi memutuskan ikut Hendro melakukan operasi penjemputan lantaran saat itu dirinya tak ada kerjaan sampai malam. “Sampe sana gak ada kegiatan saya penjemputan itu, saya hanya standby di imigrasi, gak ngapa-ngapain,” terang dia.

Andi mendapat upah uang Rp 30 juta dan Handphone Samsung A6 sebagai imbalan setelah kerjaan tersebut rampung. “Sudah saya balikin (uangnya) ke KPK. (Kalau HP) saya pikir itu hadiah, masih dipake anak saya,” pungkasnya.

(Rangga Tranggana)