5 July 2020, 21:37

Penyuap Kalapas Sukamiskin Segera Diadili

daulat.co – Proses penyidikan kasus dugaan suap penyalahgunaan fasilitas, pemberian izin luar biasa, dan pemberian lainnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung dengan tersangka Rahadian Azhar telah dirampungkan Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dirut PT Gloria Karsa Abadi itu pun segera duduk di kursi pesakitan pengadilan Tipikor.

Menurut Plt Jubir KPK, Ali Fikri, berkas penyidikan Rahadian Azhar telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh tim penyidik. Berkas perkara, barang bukti dan tersangka Rahadian Azhar kemudian dilimpahkan ke tahap penuntutan atau tahap II.

Penahanan Rahadian selanjutnya menjadi kewenangan JPU dan dilakukan penahanan lanjutan selama 20 hari terhitung mulai 26 Juni 2020 sampai dengan 15 Juli 2020 di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya.

“Hari ini, penyidik KPK telah melaksanakan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti) tersangka atau terdakwa Rahadian Azhar (Direktur Utama PT Gloria Karsa Abadi) ke JPU. Sebelumnya berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P21),” ujar Ali, Jumat (26/6/2020).

Jaksa Penuntut KPK selanjutnya memiliki waktu maksimal 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan Rahadian dan melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Bandung untuk disidangkan. “Persidangan diagendakan di PN Tipikor Bandung,” kata Ali.

Rahadian terkait kasus ini diduga telah memberikan sebuah mobil merek Mitsubishi Pajero Sport dengan nomor polisi B 1187 FJG berwarna hitam kepada eks Kepala Lapas Sukamiskin, Wahid Husein yang telah menjadi terpidana kasus ini.

Pemberian mobil yang menggunakan nama Muahir, anak buah Rahadian itu sehubungan dengan bantuan Wahid Huesin menjadikan perusahaan Rahadian sebagai mitra koperasi Lapas Madiun, serta sebagai Mitra Industri Percetakan di Lapas Sukamiskin.

(Rangga Tranggana)

Read Previous

Mangkir Pemeriksaan, KPK Ultimatum Bos Bank Yudha Bakti dan GZCO

Read Next

Update Covid-19 27 Juni: Dua Pasien Ulujami Positif, Satu Dari Taman