27 January 2021, 19:20

Pembelajaran Tatap Muka di Pemalang Kembali Ditunda Hingga 16 Maret 2021

Anik Khasanah

daulat.co – Pemerintah Kabupaten Pemalang menunda pembelajaran tatap muka. Hal ini mendasari Surat Edaran Bupati Pemalang Nomor 188.4/566/220 tanggal 16 Desember 2020 mengenai Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Kabupaten Pemalang.

Selain SE Bupati Pemalang, penundaan juga didasari Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah No 442/0017480 tertanggal 16 desember 2020 perihal Antisipasi Peningkatan Covid-19 di Daerah. Dengan begitu, kegiatan belajar di rumah menggunakan sistem daring yang semula sampai tanggal 15 Desember 2020 diperpanjang hingga 16 Maret 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Mualip melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang, Anik Khasanah, mengatakan, pembelajaran dari PAUD, SD, SMP di masih menggunakan pembelajaran jarak jauh atau Belajar Dari Rumah (BDR) dengan dua model yaitu model daring (dalam jaringan) dan model Luring (luar jaringan).

“Kita mengikuti peraturan saja yang sebelumnya, pembelajaran tatap muka direncanakan bulan desember ini dan untuk semester genap,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu 19 Desember 2020.

Untuk itu pula, pihaknya sudah menyiapkan beberapa langkah tindaklanjut termasuk permohonan izin kepada Bupati Pemalang, Sosialisasi Pembelajaran, Sosialisasi Tatap Muka dan Penyiapan Surat Izin Orangtua.

“Pembelajaran sampai saat ini masih jarak jauh atau daring, tanggal 15 Desember kemarin merencanakan nanti akan mengadakan pembelajaran dengan tatap muka,” imbuhnya.

Model pembelajaran tatap muka sendiri sudah disiapkan dan direncanakan namun dengan adanya Surat Edaran Bupati dan ditambah Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, maka pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang kembali menundanya.

(Abimanyu)

Read Previous

BPK dan KPK Intens Koordinasi Soal Pengelolaan Bansos Penanganan Covid-19

Read Next

KemenPAN-RB Anugerahi Tiga Satker Kemenag Zona Integritas 2020