Pembangunan Indonesia Timur Akan Topang Target 80% Suara Jokowi-Kiai Ma’ruf di Sulawesi Utara

Daulat.co – Terlaksananya program nawacita, khususnya nawacita ke-4 ‘Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa-desa dalam kerangka negara kesatuan’ akan menjadi alasan rasional bagi masyarakat di kawasan Indonesia bagian timur untuk memilih paslon nomor urut 01 Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Tim Kampanye Daerah (TKD) Sulawesi Utara sendiri menarget 80% suara untuk kemenangan Jokowi-Kiai Ma’ruf. Kemudian para petinggi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin menyatakan optimisme target itu akan terwujud.

“Komitmen pemenangan itu wajar. Sebab Presiden Jokowi memang sudah melaksanakan komitmen membangun dari pinggiran. Salah satunya adalah dengan menempatkan Sulawesi Utara sebagai gerbang kemajuan di Indonesia Timur. Mengingat provinsi ini berbatasan langsung dan jadi halaman depan NKRI,” kata Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto saat konsolidasi dan ikrar bersama TKD dan Relawan Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Senin (12/11).

Kata Hasto, target 80 persen suara dari Sulut itu sebenarnya di atas target TKN. Namun, pihaknya yakin dengan semangat dan militansi TKD di Sulut. Target itu bisa diraih oleh dikungan seluruh parpol, bersama tokoh dan relawan.

“Bukan hanya itu, ada juga kesatupaduan dengan para kepala daerah, wakil kepala daerah, dengan seluruh anggota legislatif,” jelas Hasto.

Pada kesempatan sama, Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding menyatakan Pemerintahan Jokowi sangat masif membangun di provinsi Sulut dan daerah lain di kawasan Indonesia timut. Ia menyebut beberapa contoh, seperti Bandara Manado, Bandara Miangas, Bandara Bolaang Mongondouw, jalan tol Manado, dan jalan lingkar yang menjadi bukti sejarah kerja Jokowi.

“Jalan-jalan yang menghubungkan Sulawesi, Trans Sulawesi, juga dibangun begitu bagus di era Pak Jokowi. Jadi target 80 persen itu adalah sesuatu yang sangat realistis untuk Sulut,” kata Karding.

Yang kedua, lanjutnya, hampir seluruh kepala daerah di provinsi itu sudah menyatakan dukungan kepada Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin. TKN sendiri, akan mendukung lewat berbagai upaya konsolidasi dan pelatihan yang akan dilakukan.

“Sebagai TKN, kami akan menyampaikan aspirasi masyarakat Sulut, kepada Pak Jokowi maupun Kiai Ma’ruf, bahwa karena rindunya, ingin Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf hadir di Sulut,” kata Karding.

Sementara Jubir Nasional TKN, Arya Sinulingga menjelaskan jika pada Pilpres 2014 Jokowi menang di Sulut dengan raihan 54 persen, maka pada Pilpres 2019 memang bisa menembus 80%. Sebab pada 2014 Sulawesi Utara dipimpin Gubernur Sinyo Sarundayang yang bukan dari parpol pendukung.

“Kini, Sulut dipimpin oleh Olly Dondokambey yang merupakan dari PDIP sebagai parpol utama pendukung Jokowi. Plus koalisi yang ada saat ini dengan anggota sembilan partai politik, maka target 80 persen bukan suatu hal mustahil,” jelasnya.

Arya pun menegaskan, partai-partai koalisi tentu harus bekerja dengan maksimal, seluruh calegnya benar-benar bekerja bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk pilpres.

Bagi Arya, bila masyarakat Sulawesi Utara logis dan rasional, kecil kemungkinan target itu tak tercapai. Sebab pembangunan infrastruktur yang masif di era Jokowi adalah bukti kinerja baik yang tak terbantahkan. Sehingga wajar dan logis bila akhirnya semua memilih Jokowi-KH Ma’ruf Amin di pilpres 2019.

“Kita harapkan target 80% bukan hal yang mustahil dikejar di Sulawesi Utara,” tandas Arya.

(M Sahlan)