29 October 2020, 09:30

Pedagang, Pemuda Hingga Petani Ikuti Pembinaan Wasbang Kodim 0711/Pemalang

daulat.co – Kodim 0711/Pemalang menggelar pembinaan wawasan kebangsaan (Wasbang) di Aula Makodim, Jalan Brigjen Katamso Nomor 43, Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan/Kabupaten Pemalang, Selasa 13 Oktober 2020.

Pembinaan wawasan kebangsaan bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran dalam meningkatkan Wawasan Kebangsaan Cinta Tanah Air mengangkat tema ‘Pembinaan Wawasan Kebangsaan Membentuk Masyarakat yang Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan’.

Acara yang dibuka Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Inf Irvan Christian Tarigan dihadiri Kasdim Mayor Cpm Edy Nuryanto, Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0711/Pemalang, KB TNI, PNS, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan agama, LSM, pedagang, petani, buruh, pelajar, pramuka dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Letkol Irvan menyampaikan bahwa pembinaan wawasan kebangsaan merupakan program kerja bidang teritorial pada Semester II Tahun 2020. Wawasan kebangsaan merupakan konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah.

Diantaranya meliputi tanah (darat) , air (laut) termasuk dasar laut dan tanah di bawahnya dan udara diatasnya tidak terpisahkan yang mempersatukan bangsa dan Negara secara menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan sosial atau IPOLEKSOSBUDHANKAM.

“Pembinaan wawasan kebangsaan ini sejatinya bertujuan untuk membina dan membentuk komponen masyarakat Indonesia berkeperibadian, berahlak mulia, disiplin, terampil dan berjiwa kesatria serta memiliki rasa cinta tanah air,” kata dia.

Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Inf Irvan Christian Tarigan tengah menyampaikan materi 4 Pilar Konsensus Dasar Bangsa Indonesia dalam Pembinaan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Aula Makodim, Jalan Brigjen Katamso Nomor 43, Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan/Kabupaten Pemalang, Selasa 13 Oktober 2020.

Di atas itu semua, lanjut Dandim, landasan dasarnya adalah ke-Bhineka Tunggal Ika-an dengan semangat bela Negara guna mewujudkan NKRI Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur.

Ditambahkan, terwujudnya komponen  masyarakat Indonesia yang memiliki kepribadian Pancasila, menumbuhkan kebanggaan masyarakat sebagai warga negara Indonesia yang ber-Bhineka Tunggak Ika serta terbentuknya fisik, mental, kepribadian dan sifat kesetiakawanan sosial di seluruh kalangan masyarakat.

Utamanya dalam menghadapi pengaruh negatif. Selain itu membentuk komponen masyarakat yang mandiri, peduli, bertanggungjawab dan berpegang teguh pada nilai dan norma yang ada di masyarakat.

Materi Wawasan Kebangsaan sendiri menyangkut 4 pilar konsensus dasar bangsa Indonesia yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI yang disampaikan Danramil 01/Pemalang dan Bahaya Narkoba dan pergaulan sex bebas oleh Danramil 02/Taman Kapten Inf Suprapto.

Selanjutnya, materi Bela Negara untuk keutuhan NKRI oleh Danramil 09/Bantarbolang Kapten Arm Eko Budiharjo, Etika pergaulan oleh Danramil 06/Bodeh Kapten Inf Teguh Wibowo dan materi Proxy War oleh Danramil 12/Watukumpul Kapten Cpm Suwaryo.

Adapun praktek out bond berupa Water Estafet, permadani terbang, tongkat estafet, boldozer, bola tali dan holahob oleh Danramil 11/Beli Kapten Arh Nasri.

(Sumitro)

Read Previous

Sri Mulyani Raih Penghargaan Menkeu Terbaik Asia Pasifik 2020

Read Next

Komisi VIII Tinjau Pesantren Pembelajaran Tatap Muka