9 August 2020, 15:08

Pedagang Daging Ayam Mogok Karena Harga Melambung, Komisi C Pemalang Cek ke Lapangan

daulat.co – Awal bulan ini, beredar surat dari paguyuban yang mengaku dari Persatuan Pedagang Daging Ayam Pemalang Pasar Pagi. Dalam suratnya, paguyuban  membuat surat keputusan bersama yang intinya agar seluruh pedagang ayam mogok berdagang mulai Jumat 3 Juli hingga Minggu 5 Juli 2020.

Alasannya, harga daging ayam sejak beberapa pekan terakhir melambung tinggi. Akibatnya, para pedagang sepi pembeli. Untuk itu, seluruh pedagang diinstruksikan mogok berdagang. Jika tetap nekad berjualan, maja akan dikenai denda hingga Rp 10 juta dan dirampas dagangannya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD, Pemalang, Nurul Huda, menyatakan telah mendapatkan informasi. DPRD Pemalang sesegera mungkin juga akan mengecek langsung kondisi lapak pasar ayam.

Komisi C akan mengecek langsung kondisinya dilapanhan agar bisa ditampung aspirasi para pedagang. Yakni sejauhmana permasalahan yang ada di lapangan dan bagaimana solusinya agar harga daging ayam kembali normal.

Kata dia, DPRD Pemalang merasa prihatin dengan kondisi pasar ayam yang ditinggal para pedagang gara-gara harga ayam terus meroket bahkan ada yang tembus Rp 50.000/Kg. Bukan hanya harga ayam, Huda juga menyatakan telah mendapatkan informasi komoditas lain turut melambung harganya.

“Kami juga mendapat laporan dari masyarakat, jika kenaikan harga daging ayam juga merata di beberap tempat. Sehingga kami menekan kepada Pemkab Pemalang untuk bisa mengatasi harga itu dengan cara duduk bersama bersama pihak,” ujarnya.

Komisi C akan mendorong Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan segera menindaklanjuti persoalan para pedagang agar tetap berjualan seperti biasanya.

(Sumitro)

(Sumitro)

Read Previous

KPK Jebloskan Penasihat NasDem dan Ketua DPRD Kutai Timur ke Bui

Read Next

Terpidana Penyuap Eks Komisioner KPU Jalani Hukuman di Lapas Sukamiskin