PDIP: Galang Semangat Persatuan, Hormati Satu Bendera Merah Putih

Daulat.co – Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Peringatan Hari Pahlawan bukan sekedar menghormati jasa para pejuang bangsa yang telah gugur dalam perang kemerdekaan Indonesia.

“Peringatan hari Pahlawan juga menjadi puncak militansi pejuang bangsa terhadap bendera nasionalnya, Sang Saka Merah Putih,” ujar Hasto di Jakarta, Sabtu (9/11/2018).

Ia menjelaskan, Bendera Merah Putih adalah lambang supremasi kedaulatan negeri. Itulah satu-satunya bendera kebangsaan yang dikibarkan dengan semangat menyala-nya pada tanggal 27 Oktober 1945, setelah para pejuang bangsa berhasil memanjat Hotel Oranye Surabaya, merobek warna biru dalam Bendera Belanda, dan menghadirkan Bendera Merah Putih, Bendera Nasional Indonesia Raya.

“Dengan demikian, kibaran Bendera Merah Putih adalah lambang perjuangan anak negeri. Perjuangan yang disertai niatan tulus, suatu dedication of life bagi bangsanya,” tegas Hasto.

Sekretaris TKN Jokowi-Kiai Ma’ruf Amin ini mengingatkan, bagia penjuang kemerdekaan dan berdaulat di negeri sendiri adalah harga mati. Mereka berjuang bagi kejayaan negeri, tanpa pernah mengalkulasi apa yang didapat dari Ibu Pertiwi.

Pengibaran Bendera Merah Putih, lanjut Hasto, pada saat ini menjadi simbol perjuangan dan prestasi bagi keharuman negeri.

“Semangat inilah yang bangkit kembali pada momentum Asian Games dan Asian Para Games. Para atlet Indonesia dengan tetesan keringatnya, mengibarkan Bendera Merah Putih, bangkitkan kebangaan, rasa percaya diri dan keharuman negeri,” tukasnya.

“Kita hadirkan Pahlawan-pahlawan masa kini yang dengan caranya telah berjuang bagi nama harum bangsanya,” tuntas Hasto.

(M Sahlan)