28 January 2020, 11:30

PD IPM Kota Tegal Gelar Musyawarah Daerah Ke-XVI

daulat.co – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah KotaTegal baru-baru ini menggelar Musyawarah Daerah XVI di Rumah Makan SMK Muhammadiyah 1, Kota Tegal. Musyawarah dilaksanakan selama dua hari, Senin – Selasa (30-31/12/2019).

Pada sambutan musyawarah yang mengangkat tema Masifikasi Dakwah Millenial Membentuk Pelajar Kota Tegal itu, Ketua PD IPM Fiqra Wayisah Khadafi menuturkan melalui musyawarah tersebut PD IPM periode mendatang menggelorakan grand design dalam pergerakannya yaitu melalui pemasiffan gerakan dakwah komunitas dikalangan pelajar Kota Tegal.

“Hidup-hidupilah IPM dan carilah jati diri di IPM melalui gerakan dakwah keilmuan yang ada didalamnya,” tuturnya.

Selain dari pada itu dalam musyawarah kali ini hadir perwakilan PW IPM Jawa Tengah dan ayahanda Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tegal serta perwakilan Organisasi Kepemudaan di tingkat Pelajar.

Nurul Huda selaku Ketum PW IPM Jawa Tengah menyampaikan IPM merupakan gerakan di tingkat pelajar merupakan wadah dari perkaderan Muhammadiyah kedepan, dan wajib bagi Muhammadiyah untuk selalu membimbing dan mensupport baik secara materi maupun non materi.

Selain dari itu beliau juga menuturkan IPM Jawa Tengah kedepan mempunyai hajat besar yaitu sebagai tuan rumah muktamar IPM yang kemungkinan akan diselenggarakan di Solo.

“Semboyan Nuun Wal Qolami Wama Yasturuun bukan semata-mata semboyan belaka, melainkan ada pesan yang tersirat bahwa gerakan Dakwah IPM tidak lepas dari Dakwah Keilmuan di Kalangan Pelajar”, ujarnya.

Ketua PDM Kota Tegal diwakili Sekretaris Umum Kaharudin menyampaikan IPM periode ke depan akan lebih berat tantangannya karena akan dibenturkan dengan sebuah generasi 4.0. Berikut munculnya relatifisme dan pluralisme agama yang menganggap semua agama sama dan baik.

“Semua masalah ini akan menjadi tantangan para pelajar dan pemuda muslim kedepan, untuk menghadapi semua tantangan itu maka pelajar harus memiliki hati yang selalu ingat masjid,”

“Generasi pelajar dan pemuda saat ini harus memiliki kekuatan aqidah dan kekuatan ukhuwah,” pesannya.

(M Abdurrahman)

Read Previous

Praktik Pencurian Ikan di Natuna Harus Dievaluasi Secara Berkala

Read Next

Soal Natuna, Jokowi: Kedaulatan Jangan Sampai Ditawar