Pasar Pagi Pangkal Pinang Akan Diperbaiki Pemerintah

http://daulat.co/wp-content/uploads/2019/03/Jokowi.-13.jpg

daulat.co – Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi secara tidak terduga mengunjungi Pasar Pagi, Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kamis (14/3). Jokowi pun mengaku bahwa kunjungannya ke Pasar Pagi ini merupakan kunjungan yang mendadak.

“Ini tadi mendadak aja. Ada pasar ya kita mampir untuk beli terasi, bayam, kangkung, sama ubi,” kata Jokowi usai meresmikan terminal baru Bandara Depati Amir dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang.

Jokowi menuturkan bahwa kedatangannya ke Pasar Pagi itu tergolong agak siang, sehingga pasar tampak sedikit sepi. Namun demikian, ia menilai, kondisi Pasar Pagi Pangkal Pinang, cukup baik hanya sanitasi, drainase perlu dibersihkan terus.

Jokowi juga menyampaikan bahwa melihat kondisi Pasar Pagi Pangkal Pinangi sekarang ini, termasuk menjadi salah satu pasar yang akan dilakukan rehabilitasi oleh pemerintah.

Mengenai potensi ekonomi, Jokowi menjelaskan kalau kita mau lestari, maka Provinsi Bangka Belitung harus memperkuat sektor pariwisata karena yang namanya pertambangan itu suatu saat pasti akan habis. Tapi kalau pariwisata itu bisa berlanjut terus.

“Jadi, kita kan ini sudah meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang sebagai tempat pariwisata, Ini ada lagi dua KEK yang segera juga akan kita segera putuskan,” jelas Jokowi.

Dalam kesempatan ini, Kepala Negara mengingatkan kepada Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk terus mendorong investasi, yang saat ini dinilainya sudah mulai banyak yang masuk.

“Saya kira contoh di Tanjung Kelayang kan sudah mulai banyak investasi yang masuk. Tadi saya dengar dalam konstruksi Hotel Sheraton, kemudian ada hotel yang lain yang juga sudah mulai masuk,” tutur Jokowi.

 

(M Nurrohman)