Nostalgia Kiai Ma’ruf Merintis Haul Sultan Ageng Tirtayasa 26 Tahun Silam

daulat.co – Cawapres nomor urut 01 KH. Ma’ruf Amin mengenang upayanya merintis peringatan Haul Sultan Ageng Tirtayasa pada tahun 1993 silam.

Pendamping Jokowi pada Pilpres 2019 ini seperti bernostalgia saat menghadiri haul ke-327 Sultan Ageng Tirtayasa di Serang, Banten, Kamis (14/3) malam.

“Saya mengawali peringatan haul Sultan Tirtayasa itu pada tahun 1993. Waktu itu kondisi hujan, jadi hujan-hujanan,” kata Kiai Ma’ruf Amin mengingat kejadian saat itu.

Sudah 26 tahun berselang, Kiai Ma’ruf pun mengaku sudah hampir lupa ketika turut merintis peringatan haul Sultan Ageng Tirtayasa tahun 1993, lima tahun sebelum reformasi 1998.

Bagi Kiai Ma’ruf, peringatan haul Sultan Ageng Tirtayasa sangat penting untuk menghidupkan kembali semangat Sultan Banten ke-6 itu.

“Kita memang mau menghidupkan semangat Sultan Ageng Tirtayasa sebagai pahlawan nasional, yang telah berjuang susah payah mengorbankan jiwa untuk membebaskan¬† bangsa dari penjajah Belanda,” paparnya.

Dia menekankan peringatan haul dilakukan agar semangat perjuangan dan kepahlawanan Sultan Ageng Tirtayasa diwarisi oleh masyarakat Banten secara keseluruhan. Termasuk agar warga Banten tidak cengeng dan selalu bersemangat.

“Mati kita berjuang. Tapi sekarang beda medan perjuangannya. Dulu mengusir penjajah, sekarang bagaimana mengisi kemerdekaan dan menjaga NKRI agar tidak dirusak orang,” jelasnya.

Dia mengatakan saat ini perjuangan masyarakat adalah mencari pemimpin yang layak, yang mempunyai tanggung jawab, yang bisa menjaga agama dan bisa membawa kemakmuran bagi bangsa Indonesia.

(M Sahlan)