Netralisir Isu Negatif, Kiai Ma’ruf: Warga Sumut Kini Beralih dari Prabowo ke Jokowi

daulat.co – Sejumlah wilayah yang dikenal menjadi basis kekuatan Prabowo Subianto telah disisir oleh Cawapres 01 KH Ma’ruf Amin selama tiga hari. Kampanye ke kandang lawan ini pun dinilai sukses merebut simpati warga tanah batak.

“Saya kira ini, pertama saya menganggap perjalanan safari politik saya di Sumatera Utara sukses. Terutama di daerah Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padangsidempuan, Padang Lawas Utara, ini sukses,” ucap Kiai Ma’ruf di Mandailing Natal, Sumut, Senin (11/3/2019).

 

Pada Pilpres 2014, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa berhasil menang di 13 wilayah Sumut, mayoritas bagian selatan. Diantaranya, Medan, Deli Serdang, Binjai, Langkat, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Tanjung Balai, Labuhan Batu, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.

Indikator sukses itu, jelas Kiai Ma’ruf, adalah ketika masyarakat sangat antusias hadir dalam acara yang digelar. Bahkan publik Sumut sudah banyak menegaskan dukungan itu secara terbuka.

“Semangat masyarakatnya kuat sekali, dukungannya kuat sekali, apalagi di sini, di Mandailing Natal cukup besar,” jelasnya.

Dukungan masyarakat Sumut ini, kata Kiai Ma’ruf, semakin memperkuat keyakinan bahwa elektabilitas paslon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin di daerah Sumatera Utara bagian Selatan telah meningkat pesat.

Bagi Kiai Ma’ruf, selama ini Jokowi kalah di Sumut bagian selatan karena banyaknya isu-isu hoaks di masyarakat. Ketika berita bohong itu terbantahkan, praktis publik akan berbalik arah, dan memberi respon positif pada Jokowi.

“isu-isu yang menyudutkan Pak Jokowi itu kita netralisir bahwa isu itu tidak benar. Karena itu mereka mulai menyadari. Kita katakan itu tidak benar semua,” ungkap Kiai Ma’ruf.

Dengan menetralisir isu tak benar tersebut, masyarakat perlahan-lahan mulai berputar suaranya. Dari yang awalnya mendukung Prabowo, kini ke Jokowi.

“Ketika mereka tahu bahwa itu tidak benar, maka kemudian mereka bergeser. Ketika di sini ada saya, mereka semakin merapat ke 01. Itu yang kita harapkan bahwa elektabilitasnya akan berubah dan menjadi menguat,” pungkasnya.

(M Sahlan)